Yaah.. Prancis Akan Hapus Pajak Para Borju 75%

Yaah.. Prancis Akan Hapus Pajak Para Borju 75%
daily mail.co.uk

Pemerintah Prancis dipastikan tak akan lagi memperpanjang pajak 75% bagi orang super kaya. Pasalnya, pajak super tersebut tak memberikan kontribusi yang besar bagi perekonomian Prancis yang tengah sakit. Namun justru membuat wajib pajak pribadi yang potensial di Prancis pergi dan merubah kewarganegaraan. 

 

Meskipun tak membuat emigrasi besar-besaran, namun pajak super 75% tersebut telah membuat daya tarik Prancis sebagai tempat berinvestasi menjadi berkurang. 

 

"Reformasi ini jelas merusak reputasi dan daya saing Perancis, bahkan saat ini semakin sulit menarik manajer senior untuk bekerja di Perancis dibandingkan sebelumnya ." ujar Jorg Stegemann, kepala Kennedy Executive, satu perusahaan pencari eksekutif tinggi yang berbasis di Perancis dan Jerman, beberapa waktu lalu.

 

Bahkan, salah satu penasehat Presiden Francois Hollande yang juga Menteri ekonomi Emmanuel Macron, mengatakan, dengan pajak super 75% ini, Prancis nampak seperti "Kuba tanpa Matahari", menakutkan.

 

Sebelumnya, penerapan pajak super 75% ini digunakan sebagai strategi politik oleh presiden Francois Hollande untuk mengalahkan pesaingnya Presiden inkumben dan konservatif Nicolas Sarkozy pada pemilu presiden 2012.

 

Saat itu Hollande mengatakan akan menerapkan pajak sebesar 75 persen bagi orang berpenghasilan lebih dari 1 juta euro. Hal inilah yang akhirnya menjadi bom waktu bagi pemerintahan Hollande sendiri ketika pendapatan dari pajak ini ternyata tak mampu berkontribusi besar untuk menurunkan hutang Prancis dari ambang batas hutang yang diperbolehkan Uni Eropa. 

 

Selain itu penetapan pajak super 75% ini juga menjadi bumerang ketika Hollande berupaya mempromosikan citra pemerintahanya yang lebih pro-bisnis.

*** kinaya (CNN)