Visi Jepang dan Indonesia Perangi Terorisme : Perangi Kemiskinan!

Visi Jepang dan Indonesia Perangi Terorisme : Perangi Kemiskinan!
Getty Images.co.uk

Sebagaimana dikabarkan dari Japan Times, Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla dan Menteri Luar Negeri Jepang Fumio Kishida setuju akan bekerja sama dalam memerangi ekstrimisme dan terorisme dalam umat Islam (14/03).

Kesepakatan ini datang bersamaan dengan maraknya serangan oleh para ekstrimis Islam, termasuk pembunuhan dua sandera Jepang dan penyanderaan serta perekrutan keluarga Indonesia oleh kelompok militan Negara Islam ISIS. Kabar ini telah memicu keprihatinan dua negara tersebut akan ancaman terorisme.

Peran Indonesia yang memiliki penduduk Muslim terbesar di dunia, dianggap penting dalam upaya untuk memerangi ekstrimis Muslim. Jepang, sendiri akan mensupport Indonesia dengan jalan memberi bantuan dan langkah-langkah untuk mengurangi kemiskinan. Karena bagi Jepang kemiskinan yang meluas yang menyebabkan pendidikan rendah di masyarakat, adalah faktor utama dalam memberi asupan "gizi" pada terorisme.

JK dan Kishida yang ditemui di sela-sela Konferensi Dunia PBB tentang Pengurangan Risiko Bencana, menggarisbawahi kebutuhan untuk menangani kelompok-kelompok ekstremis dan pentingnya menjadi "moderat,".

Dalam sebuah wawancara dengan Kyodo News, JK menyebut Indonesia sebagai negara Muslim "moderat", dan melihat kerjasama antara Indonesia dan Jepang akan memastikan keamanan di Asia dan untuk "mengurangi dampak perselisihan Laut Cina Selatan"

Sebagaimana diketahui bersama Laut Cina Selatan juga menjadi sumber ketegangan antara beberapa negara Asia Tenggara - terutama Vietnam, Filipina - dan China karena tumpang tindih klaim teritorial laut.

Kalla mengatakan ia dan Kishida sepakat untuk memperkuat "hubungan strategis" dan meningkatkan perdagangan bilateral, mengingat bahwa Indonesia dan Jepang sama-sama negara maritim.****Red (JT)