Trader: Pajak Forex Kapan Diterapkan?

Trader: Pajak Forex Kapan Diterapkan?

Rizki Bastari, Kepala Pemasaran dan Hubungan Investor PT Askap Futures, dalam kesempatan lokakarya bertema valas mengungkapkan bahwa penerapan pajak pada perdagangan valas atau forex dinilai sangat besar potensinya. Ambil contoh dalam setahun terjadi transaksi sebanyak 1.027.923 lot di mana satu lot bernilai US$ 1.000.

 

"Kalau dikalikan, itu ada sekitar 1 miliar USD lebih. Coba dirupiahkan saja itu ada berapa? Sudah belasan triliun nilai kena pajaknya," jelas Rizki bersemangat, sebagaimana dikutip laman Berita Satu (01/03).

 

Sayang semangat itu harus disimpan. Karena berdasarkan pendapat Gema Goeyardi, Presiden Direktur Astronacci, dalam kesempatan yang sama kalangan pedagang forex saat ini sedang galau. Karena bisa dalam satu hari mereka mendapatkan ratusan juta dari forex, namun menikmatinya menjadi berasa tidak nikmat, dan merasa tidak nyaman.

 

Karena menurut Gema dari pengalaman pribadinya, forex ini belum mendapat perhatian serius pemerintah, pun tidak dikenai pajak, sehingga mengundang kecurigaan pihak bank.

 

"Sebetulnya kalau dapat uang banyak dari forex, suka saya cuci di saham dan properti. Karena belum dikenai pajak, saat ratusan juta masuk ke rekening bank sering ditanya, ini uang dari mana? Hasil ngapain?,” ungkapnya menirukan petugas teler bank yang akan mencairkan uangnya.

 

Gema pun menambahkan maksud dari ungkapan cuci itu bukan pencucian uang pada umumnya, tapi spekulasi dalam arti dibuat bisnis riil yang diakui. Karena baginya, dengan mengalihkan dana forex kepada saham dan properti sudah mendapatkan kesan “tercuci dosa” karena sudah dikenai pajak.

 

Gema berharap pemerintah memperhatikan para trader valas, dan berharap mereka diakui dan bisa diambil pajak.  Justru bagi Gema, mereka yang tidak peduli dengan pajak, hanya para trader yang merugi. Yang untung selalu ingin kena pajak.

 

Mendukung pendapat Gema, Tito Hayunanda seorang trader forex, juga tidak ingin dirinya terus menerus ditanyai pihak Bank, karena dicurigai perolehan forexnya yang mencapai ratusan juta dituding sebagai pencucian uang.***Fey