Survei Membuktikan Orang Indonesia Paling Optimis Sambut 2014

Survei Membuktikan Orang Indonesia Paling Optimis Sambut 2014

NEW YORK - Indonesia adalah bangsa paling optimis menyambut 2014. Sebagaimana laporan Jordan Times dari lembaga survey global Ipsos yang dirilis Selasa kemarin (07/01), kebanyakan orang di seluruh dunia optimis bahwa tahun 2014 akan lebih baik dari tahun lalu dan bahwa ekonomi global akan lebih kuat.

 

Tujuh puluh enam persen orang di 23 negara ditanyai apakah mereka memiliki harapan yang tinggi untuk tahun baru, sedikit lebih baik dari tahun 2013?

 

"Orang-orang sangat antusias pada saat Tahun Baru. Saya pikir mereka masih memiliki rasa kurang nyaman yang tersisa dari 2013, dengan mayoritas tipis mengatakan tahun itu adalah tahun yang buruk bagi mereka dan keluarga, dan orang-orang sedikit khawatir tentang perekonomian" ujar Keren Gottfried, manajer riset senior Ipsos dalam sebuah wawancara.

 

Tapi penuh optimisme, ia menambahkan, "menunjukkan orang ingin melihat dunia dengan gelas setengah penuh."

 

Jajak pendapat itu menunjukkan bahwa 53 persen orang di seluruh dunia percaya bahwa ekonomi global akan lebih kuat pada tahun 2014, dengan sentimen yang terkuat di India, China dan Indonesia, dan sentimen terlemah di Swedia, Prancis dan Italia.

 

Hanya 33 persen dari orang Italia memiliki keyakinan dalam ekonomi global membaik, sedikit kurang dari Swedia dan Perancis.

 

Optimisme untuk lebih baik pada 2014 tertinggi di Indonesia, Perancis, Brazil, India dan Argentina, di mana lebih dari 85 persen orang yang ditanya dalam survei online mengatakan mereka akan memandang ke depan untuk perbaikan tahun ini. Harapan paling rendah ada di Jepang dan Italia.

 

Spanyol, Argentina, Hungaria, dan Meksiko adalah negara yang paling sinis memendang tahun 2013 yang lalu, mendapat angka tertinggi dalam memandang tahun lalu itu buruk. Sementara angka yang lebih rendah memandang tahun lalu sangat buruk,  adalah Australia, Indonesia dan Swedia,

 

Jajak pendapat itu menunjukkan resolusi (janji lebih baik) Tahun Baru personal yang populer di sebagian besar negara, khususnya Indonesia, Argentina, Turki, Brazil dan Afrika Selatan dengan 90 persen di antaranya membuat resolusi. Negara yang paling loyo membuat resolusi adalah Hungaria dan Swedia, kurang dari 40 % orang Skandinavia itu semangat menyambut tahun baru.. Go Indonesia!***Fey