Singapura Menyambut Positif Permintaan Maaf Indonesia berkaitan Usman Harun

Singapura Menyambut Positif Permintaan Maaf Indonesia berkaitan Usman Harun


Menjelang ribut ribut Koalisi partai politik di Indonesia, berkaitan Pemilihan Presiden, tersela kejadian cukup mengejutkan, salah satunya saat Panglima TNI Jenderal Moeldoko mengutarakan rasa menyesal mengenai penamaan dua kapal perang Usman dan Harun, yang merupakan agen intelejen Marinir saat konfrontasi dengan Malaysia di era Orde Lama.

"Sekali lagi saya minta maaf . Kami tidak punya niat buruk apapun untuk membangkitkan emosi. Tidak ada sama sekali," Ujarnya dalam sebuah wawancara yang diangkat oleh Channel News Asia Singapura dan disiarkan pada hari Selasa (15/04).

Singapura, Rabu (17/04) langsung bereaksi resmi dan menyambut permintaan maaf dari kepala militer Indonesia atas penamaan kapal perang dua marinir mementaskan pemboman mematikan di negara kota pada tahun 1965.

Singapura bereaksi marah pada bulan Februari TNI menamai kapal bernama "KRI Usman Harun", dan mengajukan keluhan diplomatik kepada Jakarta dan juga melarang kapal tersebut merapat di pelabuhan serta pangkalan angkatan laut Singapura.

Ketegangan meningkat bulan lalu setelah angkatan laut Indonesia menampilkan maket kapal dalam pameran pertahanan di Jakarta.

Akan halnya Moeldoko, mengatakan bahwa nama kapal tetap tidak akan diganti.

Menteri Pertahanan Ng Eng Hen Singapura menyambut permintaan maaf pada Rabu, mengatakan ini adalah. "Sikap konstruktif untuk meningkatkan hubungan pertahanan bilateral ".

Juga akan "memperkuat saling pengertian dan persahabatan yang telah dibangun selama beberapa dekade," Tambahnya.

Usman Haji Mohamad Ali dan Harun Kata dieksekusi di Singapura karena pada bulan Maret 1965 melaukan aksi sabotase di sebuah kompleks perkantoran di pusat kota yang menewaskan tiga orang dan melukai 33 orang.

Indonesia menganggap Usman Harun adalah pahlawan nasional dan serangan itu dari pihak Indonesia ditujukan jelas pada agen agen kolonialis asing dari proses pemberian kemerdekaan oleh Inggris kepada Malaysia. Serangan mereka adalah bagian dari upaya oleh Presiden Indonesia Soekarno memasuki tahap konfrontasi bersenjata melawan federasi yang baru terbentuk dari Malaysia, yang termasuk dalam hal ini adalah Singapura.

Dalam wawancara Channel News Asia nya, Moeldoko mengatakan "Indonesia tidak berpikir bahwaUsman Harun akhirnya akan berubah menjadi polemik seperti in. Dan adalah tanggung jawab saya sebagai komandan-in-chief untuk menawarkan klarifikasi dan mengambil langkah-langkah untuk memastikan bahwa situasi tidak meningkat,"

Indonesia menjadi mitra dagang terbesar ketiga Singapura , dengan total perdagangan antara dua negara bertetangga di Asia Tenggara mencapai Sg $ 79,4 miliar (62,6 miliar $) pada 2012 .

Hubungan mencapai titik rendah pada 1990-an setelah jatuhnya mantan presiden Suharto, dan penggantinya BJ Habibie meledek Singapura sebagai  "little red dot" pada peta.

Hubungan bilateral telah membaik dalam beberapa tahun terakhir.**** Fey (Sumber Bangkok Post)