WhatsApp, Gagasan Besar di balik Kesederhanaan

WhatsApp, Gagasan Besar di balik Kesederhanaan

Setelah resmi diakuisisi Facebook pada pertengahan bulan Februari, kesuksesan WhatsApp sebagai perusahaan mobile messaging service pun semakin cemerlang. Bahkan saat ini perusahaan pimpinan Jan Koum tersebut dinobatkan sebagai salah satu mobile messaging service paling populer di dunia.


Hingga awal tahun 2014 saja, total pengguna aktif pesan instan tersebut sudah mencapai 430 juta orang. Dari angka itu total pesan yang lalu-lalang sudah mencapai 50 milyar pesan setiap harinya. Perolehan melonjak fantastis dibanding bulan Juni tahun lalu yang hanya sekitar 27 juta pesan per harinya.

 

Lalu faktor apakah yang menjadi resep rahasia WhatsApp sehingga bisa mencapai kesuksesan luar biasa?

 

Kesederhanaan, itulah jawabannya.


Baik WhatsApp secara umum hingga para pendirinya secara khusus menjadikan kesederhanaan sebagai nilai utama perusahaan.


Salah satu konsistensi yang mereka tunjukkan adalah mempertahankan layanan WhatsApp yang bebas dengan iklan atau pun bentuk promosi lainnya.


"Segala sesuatu yang bersangkutan dengan iklan kami tolak. Kenyamanan itu lebih baik jika tak ada banner yang berseliweran saat seseorang menggunakan aplikasi," ujar CEO Whatsapp, Jan Koum.

 

Para petinggi WhatsApp hingga kini juga masih memegang prinsip perusahaan yang pernah ditulis waktu awal pendirian WhatsApp yaitu "Tanpa iklan! Tanpa permainan! Tanpa gimmick!"


Mereka juga tak pernah lupa dengan siapa sebenanya mereka dan darimana mereka berasal. Kedua pendiri WhatsApp, Jan Koum dan Brian Acton dulunya sama sekali bukan orang berada.


Bahkan Koum menyatakan dirinya dulu pernah mengantri kupon makanan murah untuk orang yang tidak mampu di daerah kantor Dinas Sosial North County, Mountain View.


Yang unik, moment bersejarah penanda tanganan kerjasama akuisisi Facebook atas WhatsApp ternyata juga diadakan persis di tempat itu juga. Koum ingin agar WhatsApp tetap ingat dengan jatidiri dan kesederhanaan mereka.


Semoga saja hal positif tersebut bisa dipertahankan dan menjadi inspirasi bagi banyak orang. [mjd]