Ternyata! inilah penyebab harga Produk Selalu Rp 9.900

Ternyata! inilah penyebab harga Produk Selalu Rp 9.900

Dalam bukunya kewirausahaan (ed. 1) oleh Suharyadi menuliskan bahwa salah satu strategi pemasaran adalah dengan menetapkan harga psikologis, yaitu harga yang menimbulkan kesan bahwa harga yang diberikan terkesan lebih murah dari pesaing . sehingga calon pembeli secara spontan melihat barang lebih murah dari pada barang yang sama dengan harga yang pas di tempat lain yang tidak menerapkan strategi tersebut.

Dalam praktiknya, perlakuan penetapan harga psikologis banyak dilakukan oleh beberapa toko retail yang sudah memiliki banyak jenis barang dan beberapa supermarket yang sudah memilik banyak cabang, atau dengan kata lain memiliki kewajiban perpajakan dalam penjualan barang tersebut. Tak ayal jika trik ini mampu menarik para calon pembeli untuk membeli barang yang harganya nyaris sama sebenarnya dengan harga pasaran.

Ternyata di balik penetapan harga barang di setiap toko retail besar dan supermarket yang memiliki banyak cabang, terdapat alasan khusus yaitu pengaturan harga untuk perhitungan PPN ( Pajak Pertambahan NIlai ) yang akan lebih di permudah dalam penetapan harga. Misal dalam contoh harga jual sebenarya adalah Rp. 10.000 namun untuk mempermudah perhitungan PPN harga barang gtersebut dijual Rp.9900 untuk mem permudah perhitungan PPN yang dimana Rp.900 tersebut adalah besarnya nomina yang harus di hitung oleh penjual untuk menentukan besarnya PPN terutang  (PK-PM . Red)

Entah dalam penentuanya penjual harus merubah harga perolehan ataupun malah menambah biaya untuk me mark- up harga barang tersebut untuk mempermudah perhitungan PPN barang yang akan dijual tersebut. Apapun alasanya , yang jelas ini adalah salah satu perencanaan pajak yang di atur oleh para penjual barang yang sah dan tidak melanggar hukum atau yang disebut tax avoidance.