Tahun Fiskal 2013, Pola Belanja Warga AS Berubah dari Retil ke Online

Tahun Fiskal 2013, Pola Belanja Warga AS Berubah dari Retil ke Online

Perusahaan retil  konsumen tradisional seperti Wal-Mart atau Mattel harus berjuang mati matian mengejar konsumennya, saat orang Amerika malah lebih hati-hati dalam pengeluaran bulanan lantaran ekonomi yang kian tidak pasti .

 

Kedua perusahaan itu kini menghadapi ancaman penurunan saham berkala pada Jumat depan saat Wal - Mart menjelaskan hasil kuartal keempat pada atahun fiskal 2013 lebih rendah dari yang diharapkan, dan merasa yakin bahwa apa yang menimpa raksasa retil tetangga Mattel, yang terlebih dahulu  mengeluarkan laporan pendapatan kuartal keempat dan sama sama mengecewakan, diakibatkan oleh penyebab yang sama persis.

 

Saham Wal-Mart turun pagi hari sebelum akhir pekan berjalan. Saham Mattel pun jatuh 12 persen pada hari Jumat (31/01).

 

Kebalikan dengan nasib para pengecer riil itu, Amazon.com toko internet, malah berkembang dan ini artinya pembeli semakin niat membeli secara online daripada jalan jalan ke toko.

 

Kecenderungan ini terlihat selama musim belanja saat liburan akhir tahun, antara kira-kira dari bulan November sampai Desember, ketika banyak pengecer biasanya beroleh pendapatan lebih besar hingga 40 persen dari pendapatan tahunan mereka.

 

Secara keseluruhan, angka dari pemerintah AS menunjukkan bahwa pengeluaran warga selama Oktober sampai Desember naik cepat dalam tiga tahun .

 

Tapi di mana - dan bagaimana – orang Amerika spending money alias buang buang uang selama bulan-bulan terakhir tahun ini malah bergeser. Lebih sedikit orang yang masuk keluar dari toko-toko selama musim liburan, mereka mendapatkan barang lewat kiriman door to door, karena membeli secara online.

 

Aktivitas belanja online menurut lembaga riset ComScore naik 10 persen menjadi $ 465 juta pada bulan November dan Desember.

 

Sementara itu, dari data lembaga riset ShopperTrak aktivitas belanja di toko-toko biasa hanya naik 2,7 persen menjadi $ 265.9 juta, pada 40.000 toko di AS dan jumlah pelanggan di toko-toko ini turun 14,6 persen .

 

"Perilaku konsumen berubah dengan cepat, pasar ritel jatuh, pasar online tumbuh," kata CEO Mattel, Bryan Stockton, kepada para investor pada hari Jumat (31/01).

 

Mattel, yang juga menjadi pembuat mainan terbesar di dunia, mengumumkan bahwa hasil untuk kuartal keempat (yang termasuk hasil dari musim belanja liburan akhir tahun) meleset dari perkiraan para pengamat, dan prediksi dari orang dalam perusahaan sendiri karena penjualan langsung melemah. "Dari sudut pandang saya, masa liburan 2013 telah menjadi salah satu hal paling berubah dari apa yang saya lihat sebelumnya," tambah Stockton.

 

Wal-Mart Stores Inc juga mendapatkan hasil mengecewakan. Pada hari Jumat, pengecer terbesar di dunia ini memaparkan data kuartal keempat tahun fiskal yang meleset jauh dari perkiraan sebelumnya.***Fey