Tahap Akhir Seleksi Dirjen Pajak Dinilai Janggal dan Tidak Transparan

Tahap Akhir Seleksi Dirjen Pajak Dinilai Janggal dan Tidak Transparan

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjend) Asosiasi Fiskal Indonesia (AFI) Budi Gunawan Sutomo, menilai ada kejanggalan dalam proses seleksi Dirjen Pajak terutama di tahap akhir menjelang penentuan nama-nama yang akan diserahkan kepada Presiden.

 

Seperti diketahui pada Senin (29/12) malam Panitia Seleksi (Pansel) mengumumkan 7 dari 11 orang yang lolos ke tahap akhir untuk mengikuti tes terakhir sebagai Dirjen Pajak.

 

“Pertanyaannya kenapa diambil tujuh? Harusnya kan 5 (nama). Seperti yang disampaikan anggota DPR kemarin atau dimajukan semua sekalian,” ujar Budi merujuk pada salah satu statement anggota DPR Tamsil Linrung di media pada Minggu (28/12).

 

Ditambahkannya, penentuan 7 nama calon tidak memiliki standarisasi yang jelas karena prosesnya yang sangat tertutup. Menurut Budi hal ini berbeda saat tahap awal dimana peserta lelang disaring berdasarkan makalah yang dibuat.

 

“Hasil seleksi tidak dibuka. Dulu dari 28 orang menjadi 11 itu karena tes makalah, walaupun hasil tes (makalah) juga tidak dibuka ke publik. Sekarang dari 11 ke 7 apa ukurannya? Apakah ada yang tidak lolos kesehatannya, kompetensi, jejak rekam atau integritasnya? Kita tidak tahu,” cetus Budi.

 

Kejanggalan lain menurut Budi ialah keempat calon yang dinyatakan tidak lolos tersebut justru adalah figur-figur yang mumpuni dan kompeten di DJP. Oleh karena itu ia menyarankan agar kesebelas calon yang tersisa disodorkan semua ke meja Menkeu untuk menjaga obyektifitas proses seleksi.  

 

“Bagusnya majukan semua, 11 nama itu ke Menkeu untuk dites wawancara. Ini untuk menghindari subyektifitas Pansel,” pungkasnya.

 

Sebelumnya Pengumuman Nomor peng-11/pansel/2014 Tentang Peserta lulus assessment center, pemeriksaan kesehatan, wawancara, Rekam jejak dan uji kelayakan publik merilis 7 nama Calon Dirjen Pajak terpilih sesuai urutan abjad yaitu:

 

1. Catur Rini Widosari (Direktur Keberatan dan Banding Ditjen Pajak)
2. Drs. Ken Dwijugiasteadi, Ak., M.Sc. (Kakanwil Jawa Timur I)
3. Poltak Maruli John Liberty Hutagaol ( Direktur Peraturan Perpajakan II Ditjen Pajak)
4. Puspita Wulandari, S.E., M.M., DBA. (Sekretaris Komite Pengawas Perpajakan)
5. Rida Handanu, Ak, MBA. (Tenaga Pengkaji Bidang Pembinaan dan Penerbitan Sumber Daya Manusia)
6. Sigit Priadi Pramudito (Kakanwil Wajib Pajak Besar)
7. Suryo Utomo, S.E., Ak., MBT (Pelaksana pada Direktorat Ekstensifikasi dan Penilaian Ditjen Pajak)

Dengan demikian ketujuh orang ini telah menyingkirkan 4 kandidat lainnya yaitu:

1. Dadang Suwarna (Direktur Pemeriksaan dan Penagihan Ditjen Pajak)
2. Wahyu Karya Tumakaka (Direktur Transformasi Proses Bisnis Ditjen Pajak)
3. Muhammad Haniv (Kakanwil Banten) dan
4. Edi Slamet Irianto (Kakanwil Jawa Tengah)

 

Tahap berikutnya ketujuh kandidat akan melalui tes wawancara langsung dengan Menteri Keuangan. Meskipun dalam pengumuman tak disebutkan dimana dan kapan wawancara akan dilakukan.