Setelah 10 Tahun, Indonesia Siap Kuasai Pasar Karkas Ayam Jepang

Setelah 10 Tahun, Indonesia Siap Kuasai Pasar Karkas Ayam Jepang

Indonesia bisa memulai ekspor unggas yang telah diproses ke Jepang pada beberapa minggu mendatang, dan ini menjadi yang pertama dalam satu dekade terakhir.

Jepang sebelumnya melarang impor karkas dari Indonesia sekitar 10 tahun yang lalu atas kekhawatiran flu burung, tapi kini tidak ada alasan lagi untuk memulai kembali impor, setelah kunjungan delegasi perdagangan Jepang melihat fasilitas pengolahan unggas Indonesia telah diperbaharui pada tahun 2014,

Perusahaan global komoditas Cargill dan kelompok makanan Indonesia PT Indofood Sukses Makmur Tbk, juga telah mengumumkan rencana untuk menginvestasikan ratusan juta dolar di sektor perunggasan di Indonesia, yang bertujuan untuk ikut serta dalam pertumbuhan ekspor yang menjanjikan di Asia, serta pertumbuhan domestik yang kuat.

"Pengiriman unggas pertama kalinya ke Jepang kini kian dekat, kita juga ada kesempatan untuk mengekspor ke negara-negara lain, tidak hanya Jepang. Pilihan pertama adalah Asia." jelas Nurlaila Nur Muhamad, direktur ekspor pertanian dan produk kehutanan di Kementerian Perdagangan

Jepang memang termasuk pihak yang terlampau hati hati pada sisi keamanan unggas dan lebih melakukan diversifikasi pasokan unggas dari luar China dan Thailand, lantas menandatangani perjanjian kembali dengan Indonesia pada akhir Agustus yang diperkirakan bernilai hingga US $ 200 juta per tahun.

Total impor tahunan unggas Jepang senilai US $ 1,3 milyar pada tahun 2014. Dan Indonesia memiliki potensi mengambil bagian lebih besar.

"Alasan utama mengapa unggas Indonesia sangat menarik karena sebagai negara Muslim terbesar - orang lebih memilih konsumsi ayam di sini dan mereka tidak konsumsi daging babi," jelas Henry Wibowo, analis Citigroup di Indonesia.

Indonesia mengkonsumsi lebih banyak ayam tahun ini dibandingkan tahun 2014, dengan tekanan inflasi juga lebih diredakan setelah harga BBM cendrung turun.

Langkah ini diharapkan dapat membantu meningkatkan penjualan ayam pada perusahaan-perusahaan lokal seperti PT Japfa Comfeed Indonesia, PT Malindo Feedmill Tbk dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk.***Red (custom today)