Serahkan Dokumen Ijazah Palsu ke Kapolri, Menteri Nasir Siap Pecat Pegawai Yang Terlibat

Serahkan Dokumen Ijazah Palsu ke Kapolri, Menteri Nasir Siap Pecat Pegawai Yang Terlibat

Panasnya isu mengenai ijazah palsu membuat Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir turun tangan mengatasi masalah ini.

 

Hari ini Mohamad Nasir menyerahkan dokumen perkara penerbitan ijazah palsu kepada Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Badrodin Haiti.

 

Akibat dari ijazah palsu yang banyak beredar ini sungguh meresahkan masyarakat, apalagi hal ini termasuk kasus yang melanggar Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan UU Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.

 

Baru-baru ini Nasir melakukan inspeksi dadakan ke beberapa perguruan tinggi yang ada di Jakarta dan menemukan perguruan tinggi yang bermasalah dan juga tidak memiliki izin.

 

University of Berkley Michigan America yang terletak di Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat tersebut ditemukan mengedarkan banyak ijazah palsu, menanggapi hal ini Nasir pun berkomitmen akan terus menyelidiki dengan baik supaya tidak ada lagi penerbitan ijazah palsu dikalangan masyarakat.

 

"Ini untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi Indonesia agar mampu bersaing di kancah internasional," kata Nasir saat konferensi pers di Gedung BPPT, Jakarta Pusat.

 

Tidak hanya sampai disitu saja, Nasir juga akan memeriksa kemungkinan keterlibatan orang dalam di kementeriannya yang mungkin saja menggunakan ijazah palsu, “Kalau betul ada pegawai kami yang terlibat dalam pengeluaran ijazah palsu akan saya pecat," Tegas Nasir.

 

Namun hingga saat ini Nasir mengaku pihaknya belum menemukan adanya keterlibatan dan juga pegawainya yang mengeluarkan ataupun menggunakan ijazah palsu.

 

"Sampai dengan Senin kemarin, belum ada satu laporan yang menyatakan adanya keterlibatan orang dalam. Saya sudah minta tolong agar dicek lagi apakah di bawah ada yang terlibat," kata Nasir.***dasi(sumber: detik.com & cnnindonesia.com)