Sambil Cengengesan Tahanan Koruptor Ikut Nyoblos Pileg

Sambil Cengengesan Tahanan Koruptor Ikut Nyoblos Pileg

Fiskal.co.id, Bandung – Pada hari pencoblosan legislatif, Rabu (9/4/2014) kemarin, para terpidana kasus korupsi Lapas Sukamiskin, Bandung juga tak ingin ketinggalan menyalurkan hak suaranya, bahkan mereka sempat berkumpul bersama dan tersenyum menghadap kamera para jurnalis.


Salah satunya Wali Kota Bekasi, Mochtar Muhammad yang menginap di Sukamiskin lantaran terjerat sejumlah kasus korupsi seperti suap Piala Adipura 2010 dan penyalahgunaan APBD.


Menurutnya, meskipun menjadi pesakitan korupsi suaranya tetap menjadi salah satu penentu masa depan bangsa ini. ckckck..


"Kami enggak 'golput'-lah. Hari ini nasib bangsa harus kita tentukan. Kawan-kawan di sini tetap memberikan suaranya," ucapnya saat ditemui seusai mencoblos.
Selain itu ada pula mantan bendahara Partai Demokrat M Nazarudin yang juga ngatri nyoblos. Ia mengatakan sebagai seorang pemilih jangan sampai menyia-nyiakan hak pilih yang dimiliki.


Selain itu, ia yang pernah menjadi tangan kanan partai Demokrat tersebut berharap pemilih bisa lebih cerdas dan bijak dalam memilih pemimpin.


"Jangan 'golput' kalau mau ikut memperbaiki negara. Jangan pilih partai dan presiden yang pura-pura baik pilih partai yang jujur," ucapnya.


Selain itu ada pula nama koruptor populer lain yakni Gayus Tambunan. Tak banyak komentar, Gayus hanya menyampaikan dirinya akan tetap menjalankan hak dan kewajibannya sebagai seorang warga negara.


"Saya nyoblos-lah. Sebagai warga negara yang baik, harus ikut," ucap Gayus.


Pada Lapas Sukamiskin sendiri memang menyediakan tempat pemumutan suara (TPS) yang dikhususkan untuk para tahanan.


Pada TPS bernomor 49 tersebut, terdapat ratusan narapidana yang ikut menyumbangka aspirasinya. Meski sangat ramai, kegiatan pencoblosan terbilang relative lancar dan aman.***[mjd]