Rp 11.400 per Dolar AS, Rupiah Terus Beranjak

Rp 11.400 per Dolar AS, Rupiah Terus Beranjak

Fiskal.co.id, Jakarta – Dengan makin membaiknya pertumbuhan ekonomi nasional diperkirakan pekan ini rupiah bakal terus naik pada kisaran level Rp 11.400 per dollar AS. Hal tersebut disampaikan oleh pengamat dari  Standard Chartered Bank, Eric Sugandi, Minggu (9/3/2014).

 

Pernyataan tersebut didukung pengajar ekonomi Universitas Indonesia (UI) Ninasapti Triaswati yang menyatakan perkembangan ekonomi memang telah menjadi faktor pendorong naiknya rupiah.

 

"Rupiah agak menguat, saya pikir portofolio bagus, perkembangan ekonominya juga bagus.

 

Saya punya ekspektasi rupiah bisa menguat pekan ini," ujarnya. Triaswati menambahkan sebenarnya yang menjadi permasalahan “panas dingin” nya rupiah adalah pengaruh kebijakan eksternal luar negeri.

 

Ia menjelaskan meskipun kondisi dalam negeri sudah stabil, namun jika kebijakan luar negeri sedang memburuk maka rupiah juga bakal terimbas.

 

Ia menyarankan saat ini yang diperlukan indonesia adalah menjaga arus neraca modal dan transaksi berjalan selalu positif. Selain itu sektor industri pengolahan juga harus dioptimalkan.

 

"Harus memperkuat industri pengolahan yang saat ini gencar berbasis pertambangan dan perkebunan, perlu dipikirkan yang berbasis teknologi. Misalnya mengurangi impor handphone dan membangun pabriknya di Indonesia," sarannya.

 

Namun kenaikan ini juga harus diwaspadai, karena kenaikan yang terlalu cepat juga akan memberi pengaruh yang negatif pada pasar. Harus ada keseimbangan naik turunnya rupiah, ia memandang angka Rp11.400 merupakan angka yang ideal untuk saat ini.

 

Dari data terakhir, Senin (10/3/2014), rupiah bergerak menguat 13 poin dari level sebelumnya Rp. 11.400 menjadi Rp 11.427. [mjd]