Resuffle Kabinet Jilid II Akhir Desember, PAN Siapkan 4 Calon Menteri

Resuffle Kabinet Jilid II Akhir Desember, PAN Siapkan 4 Calon Menteri

Belum genap satu tahun menteri-menteri pembantu presiden Joko "Jokowi" Widodo diganti, wacana mengenai resuffle kabinet kembali mencuat. Bahkan Partai politik yang sebelumnya menjadi oposisi dan kini berubah menjadi koalisi pemerintah yakni PAN, sudah menyiapkan 4 kandidat untuk duduk di 4 kursi menteri. 

 

Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno mengatakan partainya telah menyiapkan sejumlah kader terbaik untuk diusulkan ke Presiden Joko Widodo andai PAN diberi jatah kursi menteri dalam reshuffle Kabinet Kerja jilid II. Eddy mengaku partainya memiliki sejumlah kader yang punya rekam jejak politik dan profesional yang baik. 

 

" Yang jelas kami sudah bergabung ke partai pendukung pemerintah, dan kami punya banyak kader yang sudah teruji profesionalitas dan rekam jejak politiknya," kata Eddy, setelah konsolidasi pemenangan calon Bupati dan Wakil Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan-Abdul Rauf, di Gowa. Rabu, 1&/11/2015.

 

Resuffle di bulan Desember ?

 

Menurut kabar yang beredar yang bersumber dari orang dekat Presiden. Presiden Jokowi akan kembali mereshuffle kabinet kerja nya pada minggu ketiga Desember 2015.

 

"Perombakan kabinet akan dilakukan Pak Presiden pada minggu ketiga Desember tahun ini," kata orang dekat Presiden Jokowi, kepada Rimanews, di Jakarta, Rabu (18/11/2015).

 

Menurut sumber itu, reshuffle jilid II sudah diagendakan pada awal November. Namun, Presiden Jokowi mengurungkan niatnya, lantaran ada persoalan yang lebih besar.

 

"Harusnya antara Oktober dan November sudah ada reshuffle. Tapi, karena ada kasus kebakaran hutan dan kabut asap, rencana reshuffle dibatalkan. Pak Presiden lebih memprioritaskan untuk penyelesaian kabut asap," tutur dia.

 

Kalimat dukungan terkait resuffle kabinet juga diungkapkan oleh Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman dan Sumber Daya Rizal Ramli, ia mengungkapkan bahwa sinyalemen perombakkan kabinet jilid II akan dilakukan Presiden Jokowi khusus di pos menteri sektor ekonomi dan hukum. Hanya saja, Rizal Ramli tidak menyebut secara detail agenda reshuffle.

 

"Kemungkinan sebelum akhir tahun ada reshuffle (perombakkan) jilid dua, di mana Pak Jokowi akan memilih orang-orangnya di bidang hukum dan ekonomi," kata Rizal dalam paparannya di "CORE Economic Outlook" di Jakarta, Rabu (18/11/2015).

 

Menurut Rizal, perombakan kabinet jilid dua diperlukan untuk menjaga momentum pemulihan perekonomian yang sedang terjadi. Dia merujuk pada pertumbuhan ekonomi Indonesia yang membaik di triwulan ketiga 2015, yang tumbuh 4,73 persen (yoy), dan stabilitas kurs rupiah yang terjaga.

 

Rizal menambahkan tren pemulihan ekonomi itu tidak lepas dari prombakan kabinet jilid pertama yang dilakukan pemerintah pada 13 Agustus 2015 lalu.

 

"Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah meningkat. Begitu juga dengan kepercayaan para pelaku pasar. Hal itu perlu dilanjutkan untuk menumbuhkan ekonomi," tutur dia.

 

Sistem Managerial Jokowi ?

 

Menurut Pakar hukum tata negara, Margarito Kamis, terlalu dini untuk kembali melakukan resuffle kabinet jilid II mengingat baru beberapa bulan yang lalu sejumlah menteri telah diganti. Margito menuturkan, perombakan kabinet yang terburu-buru mencerminkan kemampuan managerial Presiden Jokowi yang buruk. 

 

“Menteri-menteri ini semua orangnya Jokowi, dia bos dari menteri-menterinya, itu dari sisi tata negara. Menteri-menteri adalah anak buahnya Presiden. Konsekuensinya, tangggung jawab pemerintahan ada pada Presiden,” ujar Margaritokata Margarito di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu, 15 November 2015.

 

Karena itulah, menurut Margarito, semua kinerja menteri adalah tanggung jawab dari Jokowi. Sehingga kesalahan apapun yang dilakukan menterinya juga membuat kemampuan memimpin Jokowi dipertanyakan.

 

"Baru berapa bulan sudah ganti lagi menteri-menteri, menterinya yang tidak mampu atau Presiden yang tidak mampu? Itu yang menjadi soal," tegas Margarito. *** kny (viva,tempo,bisnis)