Resmikan Badan Keamanan Laut, Jokowi Percaya Masa Depan Indonesia ada di Daulat Maritim

Resmikan Badan Keamanan Laut, Jokowi Percaya Masa Depan Indonesia ada di Daulat Maritim

Presiden Joko Widodo pada Senin (15/12) mengatakan bahwa masa depan Indonesia ada di kelautan dan bahwa pemerintah akan terus memperkuat kedaulatan maritim sejalan dengan deklarasi konsep sumbu maritim dunia.

"Kita harus yakin bahwa masa depan kita ada di laut," kata Jokowi dalam sambutannya di peringatan Hari Nusantara di Kotabaru, Kalimantan Selatan.

Presiden mengatakan bahwa peringatan Hari Kelautan Nusantara harus mengingatkan Indonesia bahwa negara ini adalah negara maritim.

Sementara itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan upacara peringatan ini harus digunakan sebagai sumber momentum untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai negara maritim.

Susi mengatakan bahwa untuk membangun sumbu maritim dunia sebagaimana dinyatakan oleh Presiden, harus didasarkan pada semangat kebangsaan, nasionalisme, dan kedaulatan.

Dia menambahkan bahwa berdasarkan perhitungannya, jika sumber daya yang ada secara maksimal disadap, maka akan berkontribusi hingga US $ 1,2 trilyun per tahun.

"Kami harus membuat komitmen untuk menggunakan laut untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia," katanya.

Selain itu, dalam peringatan ini Presiden Joko Widodo mengumumkan pembentukan Badan Keamanan Laut (Bakamla).

Sekretaris Kabinet Andi Wijayanto menyatakan bahwa pembentukan Bakamla ini berdasarkan pada Peraturan Presiden Nomor 178 Tahun 2014 tentang Badan Keamanan Laut. Tugas pokok Bakamla adalah melakukan patroli keamanan dan keselamatan di wilayah perairan dan yurisdiksi Indonesia.

"Pembentukan Bakamla menandakan era baru sinergitas operasi keamanan laut yang didukung oleh Sistem Peringatan Dini dan Unit Penindakan Hukum yang terpadu," ujar Andi. ***intan (Sumber: The Jakarta Post & Antara)