Perusahaan Asuransi Malaysia Ngebet Masuk Pasar Asuransi Indonesia

Perusahaan Asuransi Malaysia Ngebet Masuk Pasar Asuransi Indonesia

 

Tune Ins Holdings Bhd membuat upaya kedua untuk menembus pasar Indonesia setelah gagal mencapai kesepakatan untuk membeli perusahaan asuransi lokal PT Batavia Mitratama Insurance (BMI) pada tahun lalu .

 

Ketua Tune Ins Razman Hafidz Abu Zarim mengatakan bahwa perusahaan asuransi umum Malaysia tersebut saat ini sedang dalam pembicaraan dengan perusahaan asuransi non-jiwa lain di Indonesia dan diharapkan bisa mencapai kesepakatan pada tahun ini .

 

"Ini rencana B. Kami kecewa itu (kemitraan dengan BMI) tidak terjadi, tetapi rencana kerjanya sedang berjalan. Kami berharap (hal ini bisa terjadi) dalam tahun 2014," Ujar Abu Zarim kepada wartawan sebagaimana dikutip Sundaily (04/04) setelah peluncuran perusahaan solusi manajemen resiko SDM. Acara ini diresmikan oleh Menteri Sumber Daya Manusia Malaysia Datuk Seri Richard Kerusuhan Anak Jaem .

 

Tune Ins membatalkan rencananya untuk membeli 70% saham di perusahaan asuransi umum BMI pada 31 Desember 2013, meskipun memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Indonesia .

 

Tune Ins tetap yakin akan mencapai rencana untuk mendapatkan lisensi asuransi di Indonesia dalam waktu dua tahun dari penawaran umum perdana . Anak perusahaan dari Tune Money Sdn Bhd, memulai debutnya di Bursa Efek pada Januari 2013 .

 

Razman mengatakan selain Indonesia, Tune Ins juga mengharapkan bisa menyelesaikan pembelian saham 49 % di Asuransi Umum Osotspa Company Ltd di Thailand tahun ini. Saat ini menunggu persetujuan dari otoritas Thailand.***Fey