Pertamina akan Maju untuk Tawaran Menguasai Lapangan Gas Terbesar di Indonesia

Pertamina akan Maju untuk Tawaran Menguasai Lapangan Gas Terbesar di Indonesia

Perusahaan minyak dan gas nasional Indonesia Pertamina PERTM.UL mengatakan bahwa mereka akan mendorong pemerintah untuk menguasai lapangan gas produksi negara atas yang saat ini dioperasikan oleh Total Perancis yang kontraknya akan berakhir pada 2017.

 

Indonesia hanya memungkinkan perusahaan-perusahaan minyak atau gas untuk memperpanjang kontrak mereka sekali sampai 20 tahun, dan memberikan Pertamina hak untuk mengambil alih kontrak berakhir jika mereka ingin.

 

Total memperingatkan output dari bidang Mahakam di Kalimantan Timur, saat ini sekitar 1,66 miliar kaki kubik per hari, bisa turun tajam jika tidak diizinkan untuk memperpanjang kontrak.

 

Total telah berjanji untuk berinvestasi jika kontrak diperpanjang, tetapi sumber daya energi yang sangat dipolitisir di Indonesia dan dengan pemilihan mendekati bulan Juli sulit untuk dibuat.

 

Pertamina, yang berencana untuk meningkatkan produksi hampir lima kali lipat pada tahun 2025, telah menulis surat mengingatkan pemerintah bahwa mereka siap untuk mengambil alih lapangan Mahakam.

 

"Kami menegaskan kembali kami siap mengoperasikannya," kata Direktur Pertamina Hulu Muhammad Husen di sela-sela konferensi Asosiasi Petroleum Indonesia (IPA) tahunan di Jakarta, menambahkan bahwa perusahaannya telah mengirim tiga surat sejauh ini.

 

"Mungkin pemerintah perlu waktu untuk mempertimbangkannya."

 

Presiden IPA Lukman Mahfoedz mendesak pemerintah untuk menghasilkan peraturan "jelas dan transparan" tentang perpanjangan kontrak yang memperhitungkan peran Pertamina, perusahaan minyak internasional dan perusahaan minyak dan gas Indonesia. ***int (Sumber: Reuters)