Pendidikan Indonesia Dirasa Gawat, Anies Minta Kepala Dinas Pendidikan untuk Blusukan

Pendidikan Indonesia Dirasa Gawat, Anies Minta Kepala Dinas Pendidikan untuk Blusukan

Anies Baswedan, Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah, sedang berusaha untuk memperbaiki pendidikan Indonesia. Menurutnya, kondisi pendidikan di Indonesia saat ini gawat.

"Kondisi pendidikan kita sudah sangat gawat," ujar Anies (1/12).

Ia menceritakan alasan dibalik pernyataan ini. Berdasarkan data yang ia terima, 75 persen pelayanan sekolah di Indonesia tak memenuhi standar minimal.

Lebih mengejutkan, hasil rata-rata uji kompetensi guru di Indonesia hanya 44,5. Nilai ini sangat disesalkan karena sangat jauh dari standar yang telah ditentukan, yakni di angka 70.

Permasalahan ini membuat Anies menghimbau agar pelaku pendidikan dapat bersama-sama melakukan perubahan. Langkah awalnya bisa dimulai dari perubahan sudut pandang untuk menangani masalah pendidikan.

"Bahwa masalah ini bukan kejadian tahun ini saja. Ini terus konstan sejak tahun 2000. Masalah ini sudah dianggap lazim. sekarang saatnya berhenti menganggap angka itu lazim dan setiap tahun ada," ujar Anies.

Selain itu, kepala dinas pendidikan tingkat provinsi hingga kota/kabupaten dikumpulkan untuk diberi pengarahan oleh Anies.

Dalam pertemuan di Gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Senayan, Jakarta, Anies berpesan kepada semua kepala dinas agar mau blusukan di tempatnya masing-masing. Hal ini ditujukan untuk mengenal potensi pendidikan dan silaturahim dengan pelaku-pelaku pendidikan. ***intan (Sumber: Kompas & Liputan 6)