Pendapatan dan Saham HP Menurun Akibat Dolar Menguat

Pendapatan dan Saham HP Menurun Akibat Dolar Menguat

Hewlett-Packard Co (HP) melaporkan pendapatan kuartalan yang datar atau lebih rendah di seluruh unit operasional mereka pada Selasa (24/2), dan memprediksi laba setahun penuh yang berada di bawah ekspektasi analis karena dolar AS yang menguat.

Sahamnya jatuh 6,6 persen beberapa jam setelah perdagangan.

Pembuat PC nomor 2 di dunia ini telah berjuang untuk beradaptasi dengan era baru komputasi mobile dan online, dan mereka juga sedang mempersiapkan untuk membagi menjadi dua perusahaan yang terdaftar tahun ini, memisahkan bisnis komputer dan printer.

"Pendapatan sedikit berkurang, target untuk kuartal kedua berada di bagian bawah konsensus target awal," kata Daniel Morgan, seorang manajer portofolio di Synovus Trust Co.

"Kita tunggu sampai Oktober, mari lihat apakah pembagian dua perusahaan ini benar-benar akan menciptakan nilai yang diharapkan oleh CEO Meg Whitman."

HP mengatakan rencana pemisahan akan memakan biaya sekitar $ 1,50 per saham di tahun fiskal ini.

HP yang berbasis di Palo Alto, berikut Microsoft Corp dan International Business Machines Corp (IBM) mendapat dampak negatif dari dolar yang menguat.

HP mengatakan, pihaknya memperkirakan laba disesuaikan dari nilai $ 3,53 ke $ 3,73 per saham, karena 30 sen per saham terkena nilai mata uang, jauh di bawah estimasi analis rata-rata di angka $ 3,95.

Pendapatan turun 4,7 persen pada kuartal pertama yang berakhir 31 Januari. Pendapatan dari unit pelayanan perusahaan HP turun 11 persen.

Laba bersih perseroan turun 73 sen per saham, dari 74 sen per saham setahun sebelumnya.

Saham HP turun 6,6 persen menjadi $ 35,95 dalam perdagangan. Hingga penutupan Selasa dari $ 38,49, saham telah naik 9,3 persen sejak perusahaan mengumumkan pembagian perusahaan ini. ***intan (Sumber: Reuters)