Pajak Ekspor Ikan, Mulai Dikaji Karena Menjanjikan

Pajak Ekspor Ikan, Mulai Dikaji Karena Menjanjikan

Besarnya potensi kelautan yang dimiliki Indonesia, membuat pemerintah berencana menerapkan pajak ekspor bagi hasil laut Nusantara terutama ikan. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Ketua Satgas Pemberantasan Ilegal Unregulated Unreported (IUU) Fishing Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) Yunus Husein. 

 

Yunus mengatakan, penerapan pajak ini akan membawa beberapa dampak postif seperti menaikkan pendapatan pajak dalam negeri hingga triliunan rupiah serta memberikan edukasi bagi para eksportir ikan untuk tidak hanya mengeruk lautnya saja tapi juga membantu pemerataan ekonomi dengan membayar pajak.

 

"Mereka ini kan menangkap tidak memelihara, harus ada pajak dong. Pertanian saja ada pajaknya," ujar Yunus di Pelabuhan Kelapa 5, Merauke, Papua, Selasa (14/4/2015).

 

Ia menambahkan, saat ini ekspor ikan Indonesia cukup besar yakni bisa mencapai 1 juta dollar US per tahun. Kuota ekspor yang sebesar itu sama sekali tidak tersentuh oleh pajak. Berapa banyak pendapatan negara yang bisa diperoleh dari penerapan pajak ini. "Sayang kan kalau tidak ada pajak? Kalau pun ada pajak palingan pajak PPH dari perusahaan, itu pun kalau jujur," imbuhnya. 

 

Meskipun demikian, Yunus belum mengetahui berapa besaran yang pantas untum pajak ekspor ikan ini. Namun, iya yakin, penerimaan dari pajak ini akan mampu membantu banyak penerimaan negara. 

 

"Kalau kerugian saja bisa mencapai triliunan, berarti kan kalau ada pajak bisa menghasilkan yang cukup besar," tegasnya. *** kinaya (detik)