Pajak di Luar Pulau Jawa Akan Lebih Murah

Pajak di Luar Pulau Jawa Akan Lebih Murah

Untuk menghilangkan sistem desentralisasi ekonomi dan mengarahkan investasi di luar Pulau Jawa, pemerintah akan memberikan kebijakan pajak khusus untuk daerah di luar Pulau Jawa pada tahun 2016 nanti. Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Rizal Ramli, menurut Rizal sistem perpajakan di indonesia sudah mendesak untuk di perbaiki dan di rombak karena sudah terjadi ketimpangan kemajuan yang cukup besar antara Pulau Jawa dan luar pulau jawa.

 

"Pajak tidak bisa lagi disamakan untuk setiap daerah. Nanti pemerintah akan membuat pajak di luar Jawa lebih murah sehingga industri bisa bergeser ke luar Jawa," kata Rizal yang menghadiri HUT salah satu harian lokal di Sumsel.

 

Rizal menambahkan, pemerintah sebaiknya tidak usah memberikan insentif pajak bagi industri yang membangun usahanya di Pulau Jawa. Pasalnya, dengan adanya intensif pajak ini maka pengusaha akan ogah-ogahan untuk meninggalkan pulau jawa. Apalagi Daerah-daerah di Pulau Jawa sudah bisa membiayai kebutuhannya sendiri melalui perputaran ekonomi yang terjadi.

 

"Jawa itu sudah bagus di bandingkan daerah di luarnya, ini terlihat dari daya beli masyarakat yang relatif lebih baik," kata Menko RR.

 

Oleh sebab Rizal mengaku akan mendukung semua usaha dan bisnis industri yang di bangun diluar pulau jawa seperti pengembangan Tanjung Api-Api (TAA). Menko Rizal berjanji akan membantu memuluskan mega proyek tersebut. Karena Tanjung Api-Api merupakan salah satu pelabuhan terkemuka di dunia, memiliki letak yang strategis di Asia.

 

Dengan pengembangan TAA ini, Rizal berharap kawasan provinsi Sumatera Selatan akan mampu berkembang dan menjadi sentra ekonomi menyamai kota-kota besar di Pulau Jawa.***kny (inilah)