Milyader Ini Masuk Penjara Karena Palu

 Milyader Ini  Masuk Penjara Karena Palu

Serapat-rapat-nya seseorang menyimpan bangkai, pasti akan tercium baunya juga. Pepatah itulah yang pantas menggambarkan nasib seorang Milyader yang juga seorang pengusaha real estate asal China. Pengusaha sukses nan kaya raya bernama Shi Erqun, 53 tahun terpaksa harus disdiseret ke penjara karena masa lalunya.

 

Erqun saat ini dalah seorang pengusaha real estate sukses di China, namun di masa lalunya, Erqun hanyalah seorang tukang bangunan. Ia berhasil menjadi pengusaha sukses setelah merampok Zhengzhou Mega bank pada tahun 1999.

 

Kala itu Erqun bekerja sebagai karyawan konstruksi pada saat perampokan. Ia tidak senang dengan penghasilannya dan memutuskan untuk merampok bank bersama dengan empat pekerja miskin lainnya.

 

Erqun memimpin orang lain ke bank dan mereka berhasil membawa pulang uang senilai US$ 450 ribu atau sekitar Rp 6,1 miliar. Dalam perjalanan mereka keluar dari bank, mereka menembak satpam hingga tewas dan melukai dua orang lainnya.

 

Aksi itu dilakukan oleh para perampok tersebut hanya dalam waktu 5 menit. Setelah itu Erqun kemudian menginvestasikan uang di real estate, dan ia mendapatkan keuntungan triliunan rupiah.

 

Butuh 16 tahun bagi polisi untuk melacak Erqun. Penyelidikan polisi berawal dari penyelidikan senjata yang digunakan Erqun untuk merampok yakni Palu. Dia menggunakan palu untuk memecahkan jendela tahan peluru. Polisi mewawancarai semua orang yang membeli palu yang mengarah ke perampokan bank.

 

Meskipun mendapatkan harta dari merampok bank, Erqun terkenal sangat dermawan dan suka membagi-bagikan uang. Saat ini ia memiliki empat istri, 12 anak dan aset bernilai triliunan rupiah. *** kny (tempo)