Meriah, Konvensi Capres Rakyat digelar Di Surabaya

Meriah, Konvensi Capres Rakyat digelar Di Surabaya

Fiskal.co.id, Jakarta – Pada minggu (5/1/2014) kemarin telah dilaksanakan debat capres dengan label Konvensi Capres Rakyat. Diadakan di Aula Balai Adika Hotel Majapahit, Surabaya,  gelaran debat yang dihadiri beberapa nama besar calon presiden alternatif. Acara berjalan dengan cukup meriah.

 

Dengan tujuan penyampaian gagasan, visi serta misi untuk memperbaiki keadaaan Indonesia ke depan, Konvensi Capres Rakyat cukup menyita perhatian baik masyarakat dan pengamat politik.


Beberapa nama yang mengisi kursi peserta Konvensi Capres Rakyat diantaranya mantan Menteri Perekonomian Rizal Ramli, Rektor Universitas Islam Eropa Sofjan Siregar, Bupati Kutai Timur Isran Noor, Pimpinan Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra, pemerhati perempuan Anni Iwasaki dan aktivis senior Tony Ardi.


Selama jalannya konvensi, peserta secara bergiliran naik panggung dan menyampaikan gagasan serta pendapatnya. Dalam tiap kesempatan yang diberikan, para peserta memiliki berbagai pandangan serta solusi terhadap masalah yang sedang di hadapi Indonesia saat ini.

 

Hampir keseluruhan peserta menginginkan perubahan yang mendasar pada sosok calon pemimpin bangsa. Tidak perlu lagi ada pemimpin yang handal mengolah citranya tanpa bekerja nyata. Indonesia membutuhkan pemimpin yang mau banyak bekerja dan tidak takut kehilangan citra. Karena nasib Indonesia tidak akan bergantung hanya dari citra yang baik.

 

Dalam gelaran akbar tersebut, terdapat juga 3 panelis yang hadir selama jalannya Konvensi . Mereka adalah Guru Besar dari Universitas Parahyangan Prof. Asep Warlan Yusuf, Guru Besar Ilmu Politik Unair Prof. DR Ramlan Surbakti dan Dr. Tjuk Kastriadi yang merupakan pengajar di Universitas Airlangga.


Konvensi Capres Rakyat yang diadakan di Surabaya memang tidak seperti konvensi atau debat partai pada umumnya. Dan yang jelas tidak ada pencalonan presiden di sana, namun hanya sebagai wadah lingkar berfikir bersama yang ditujukan untuk mengumpulkan banyak aspirasi segar, gagasan untuk Indonesia yang lebih baik.[mjd]