Mengenal Arif Wibowo, Dirut Garuda Indonesia Yang Baru

Mengenal Arif Wibowo,  Dirut Garuda Indonesia Yang Baru

Mengenal lebih dekat dengan Direktur Utama Garuda Indonesia Airlines (GIA) yang baru, Arif Wibowo, seakan berkenalan dengan sosok yang penuh dengan pencapian dan segudang pengalaman. Arif berasal dari Jawa tengah dan lahir pada 19 September 1966 yabg lalu.

 

Sebelum menjabat sebagai Direktur Utama PT Citilink Indonesia, ia memulai perjalanan karirnya dari bawah. Pada awalnya dia bekerja sebagai engineer of maintenance and engineering pada kurun waktu 1990-1994. Lalu, karirnya terus menanjak sebagai manajer, general manager, dan posisi terakhir sebagai Executive Vice President Marketing and Sales Garuda Indonesia.

 

Setelah berhasil menjabat sebagai Executive Vice President Marketing dan Sales PT Garuda Indonesia, Tbk, Arif melanjutakan karirnya dengan menjabat sebagai Senior General Manager Area Indonesia Barat, Senior GM Area Jepang, Korea, China dan USA, GM for Fukuoka Jepang, GM Agency dan Interline di Garuda.

 

Pada Agustus 2012, Arif resmi menjabat sebagai CEO Citilink, yang mana saat itu Citlink 

resmi menjadi anak perusahaan dari Garuda melalui strategi Quantum Leap Garuda. Pada enam bulan pertamanya sejak mendapatkan Air Operation Certificate, PT Citilink Indonesia di bawah kepemimpinannya, telah melakukan ekspansi secara agresif, yaitu dengan menambah jumlah armada baru Airbus A 320, memperbanyak rute penerbangan Citilink ke kota-kota di Indonesia.

 

Frekuensi penerbangan Citilink juga bertambah dari 54 penerbangan per hari menjadi 120 penerbangan pada 2013. Bahkan, per September 2014, berkembang menjadi 164 penerbangan setiap hari. Otomatis jumlah penumpang teru bertambah, dari 2,8 juta penumpang pada tahun 2012 menjadi 5,34 juta pada 2013.

 

Arif juga terus melakukan kerja sama dengan bank-bank rekanan, asuransi perjalanan, dan produk-produk lain untuk memperkuat posisi PT Citilink Indonesia di industri penerbangan berkonsep penerbangan berbiaya murah atau low cost carrier. Karena tangan dinginya, Citilink yang tadinya hanya mempunyai 9 pesawat tahun 2012 kini bertambah menjadi 28 pesawat.

 

Dalam rekam pendidikannya, Arif Wibowo berhasil meraih gelar sarjana Teknik Mesin dari Institut Teknologi Sepuluh November (ITS Surabaya), serta meraih Master Management of Air Transportation dari Universitas Indonesia (UI) yang bekerja sama dengan Massachussets Institute of Technology (MIT). Tak hanya itu, Arif Wibowo juga memperoleh Certified Professional Marketer (CPM Asia) dari Asia Marketing Federation (AMF). *** kinaya (antara, kontan)