Maerks Group Teken LOI Dengan Pemerintah, Komitmen Bangun Jalur Maritim Indonesia Timur

Maerks Group Teken LOI Dengan Pemerintah, Komitmen Bangun Jalur Maritim Indonesia Timur
Konglomerasi Pelayaran Internasional, Maersk Group telah menandatangani letter of intent (LoI) dengan pemerintah Indonesia untuk mengembangkan kapasitas ekonomi pada sektor maritim, serta konektivitas di Bitung, Indonesia Timur.

Menurut Jakob Friis Sorensen, Presiden Direktur Maersk Line Indonesia, LoI ini berfokus pada pengembangan maritim dan percepatan ekonomi di kawasan Indonesia Timur sebagai bagian penting dari janji kampanye Presiden Jokowi mengenai Tol Laut, terutama yang menghubungkan kawasan Indonesia Timur yang notabene kurang diperhatikan potensinya oleh pemerintah sebelumnya, serta konektivitas ekonomi di tingkat regional (ASEAN) dan pasar ekspor global seperti Eropa dan Amerika Serikat.

"Kami ingin mendukung pembangunan Indonesia bagian timur dengan memahami tantangan dan peluang dalam rantai pasokan komoditas utama seperti tuna, kelapa, dan produk hilir, serta potensi untuk mengembangkan sektor kelautan dan kebutuhan lainnya di wilayah ini," jelas Sorensen.

"Kami juga berpikir nilai tambahan ini akan meningkatkan kegiatan ekonomi dan perdagangan nasional." tambahnya.

LoI tersebut ditandatangani saat kunjungan kenegaraan oleh Pangeran Henrik dari Denmark bersama Ridwan Djamaluddin, wakil kementerian yang berkoordinasi untuk infrastruktur kelautan, Edy Putra Irawady, Deputi Menteri perdagangan dan industri dari kementerian koordinasi untuk urusan ekonomi, Sorensen, dan Rene piil Pedersen, perwakilan Maersk Group untuk Asia-Pasifik.

Kerjasama terkait dengan bea cukai, rilis kargo, prosedur perbatasan, lalu lintas komoditas melalui port, dan konektivitas pengiriman ke Bitung baik regional maupun internasional.

Maersk Group telah beroperasi di Indonesia selama lebih dari 50 tahun, ungkap Sorensen, dan sangat antusias untuk bermitra lebih lanjut karena melihat potensi kenaikan ekspor dari Indonesia timur. Potensi ini akan memberikan kesempatan kerja dan pembangunan ekonomi bagi penduduk setempat.***Red (IHS Maritim)