Lagi, Warga Sipil Tak Berdosa di Tembak

Lagi, Warga Sipil Tak Berdosa di Tembak

Kasus  penembakan warga sipil di papua, Membuat ratusan warga dan masyarakat melakukan aksi unjuk rasa di berbagai tempat. Kasus ini bermula dari masalah sepele, saat seorang pengendara tak dikenal ditegur oleh warga setempat, bukannya meminta maaf, pengendara tersebut malah mencaci maki dan memanggil kawan-kawannya, Aksi di Paniai ini menjadi semakin mencekam setelah adanya penembakan terhadap lima warga sipil yang diduga dilakukan aparat gabungan TNI-Polri.

 

Bukan hanya sampai kasus penembakan warga sipil saja, Kantor polisi dan TNI pun akhirnya diserang oleh warga yang melakukan demo terkait dengan kasus penembakan warga sipl di kabupaten Paniai. Akibat penyerangan ini, enam aparat terluka akibat lemparan batu dan panah, serangan ini juga menimbulkan kerusakan di dua kantor yang diserang. Aksi unjuk rasa juga dilakukan di depan gedung sate, Bandung. Himpunan masyarakat mendesak agar Jokowi-JK untuk mengusut tuntas kasus penembakan warga di Kabupaten Paniai, Papua.

 

Wakapolri Komjen Polisi Badrodin Haiti pun belum bisa memastikan pelaku penembakan di Paniai, Namun ia berkomitmen akan mengusut kasus ini secara tuntas dan bertindak secara adil dengan menghukum para pelaku penembakan tersebut.  Menurutnya Masyarakat juga jangan termakan oleh provokasi oleh Oknum atau sekelompok Oknum yang menghendaki jatuh korban dari masyarakat atau TNI maupun Polri. ***dasi(sumber: simomot.com & beritasatu.tv)