Korupsi Rawan Terjadi di 4 Sektor Usaha Ini!

Korupsi Rawan Terjadi di 4 Sektor Usaha Ini!

Sebuah badan yang mengamati perkembangan usaha di Indonesia menilai bahwa ada empat sektor usaha di Indonesia yang rawan terjadi praktik korupsi dan kolusi. Yang termasuk ke dalam sektor ini adalah industri, listrik, jasa, dan juga manufaktur.

"Sektor-sektor usaha ini dinilai rawan memberikan suap, gratifikasi, dan uang pelicin untuk melancarkan kegiatan mereka," ujar Wahyudi Thohary, peneliti Transparency International Indonesia (TII) pada Selasa (17/3).

Ini juga didasarkan dari adanya penelitian TII berkaitan dengan dampak korupsi pada perekonomian Indonesia.

Dengan adanya uang pelicin, Indonesia jadi memiliki ekonomi berbiaya tinggi (high cost economy). Sebabnya, setiap perusahaan akan menyediakan biaya lebih demi melancarkan kegiatan produksinya. "Asumsinya setiap perusahaan mengalokasikan 2-10 persen dari total biaya produksinya untuk uang pelicin," ungkap Wahyudi.

Hal ini membuat perekonomian tidak efisien. Selain itu, praktik korupsi juga merugikan negara. Wahyudi memperkirakan bahwa negara dapat kehilangan 2,4 persen dari produk domestik bruto (GDP) akibat korupsi.

Wahyudi mengimbau agar sektor usaha swasta agar dapat meninjau kembali resiko korupsi. Selain itu, mereka pun perlu tahu standar pengawasan serta menggalakkan pelaporan untuk instansi hukum terkait. ***intan (Sumber: Beritasatu)