Ketum PRSI DKI Wacanakan Bentuk Asosiasi Pelatih Renang

Ketum PRSI DKI Wacanakan Bentuk Asosiasi Pelatih Renang

Ketua Umum Persatuan Renang Seluruh Indonesia Pengurus Provinsi DKI Jakarta Erwin Eka Kurniawan mewacanakan pembentukan asosiasi pelatih renang sebagai wadah organisasi yang khusus menangani kepelatihan akuatik. Ide ini disampaikannya dalam acara pembukaan Penataran Pelatih Kategori “C” pada Rabu (4/10/2017) di Jakarta.

 

“Kenapa tidak dibentuk asosiasi pelatih. Tentu bukan untuk menyaingi PRSI tapi agar program kepelatihan ditangani secara fokus dan serius,” ujar Erwin di hadapan forum peserta penataran.

 

Menurut Erwin, pelatih merupakan kunci sukses pembinaan prestasi atlet. Ia mencontohkan fenomena Joseph Isaac Schooling, atlet Singapura peraih medali emas Olimpiade Rio 2016. Keberhasilan Schooling menjadi juara dunia mengalahkan Michael Phelps, menurut Erwin, ialah tak lepas dari asuhan tangan dingin Sergio Lopez, pelatih renang legendaris asal Spanyol.

 

Begitu pula keberhasilan tim renang Indonesia pada Sea Games Agustus lalu, yang menurutnya, juga tak lepas dari peran penting pelatih elit asal Australia, Grant Stoelwinder. Seperti diketahui, sebelumnya Indonesia hanya meraih 1 Emas, 8 Perak, 7 Perunggu pada Sea Games 2015. Lalu jumlah tersebut meningkat drastis menjadi 4 Emas, 12 Perak, 15 Perunggu di Sea Games 2017 dimana 2 medali emas disumbang oleh atlet DKI, Siman dan Gagarin.

 

Karena itulah menurut Erwin, program coaching clinic dan coaching meeting seperti ini menjadi penting, meskipun saat ini hanya sedikit pihak yang aware dan peduli akan pentingnya program-program yang berkenaan dengan kepelatihan.

 

“Kalau bukan kalian yang muda-muda ini, lalu siapa lagi mau memajukan dunia renang,” seru Erwin disambut tepuk tangan hadirin.  

 

Antusias

 

Penataran Pelatih Kategori “C” diadakan Pengprov PRSI DKI Jakarta berlangsung mulai 4-7 Oktober 2017 di Verse Lite Hotel Jakarta. Dari 8 materi yang disampaikan, 1 diantaranya adalah materi praktek yang akan dilakukan di kolam renang Gajah Mada Plaza siang ini, Jumat (6/10/2017).

 

Koordinator Panitia Pengarah, Hadi Mo menjelaskan tujuan kegiatan ialah untuk memberi sertifikasi dan lisensi bagi pelatih renang tingkat dasar, sekaligus memberi pengetahuan terbaru di dunia akuatik. Karena itu panitia telah menyusun materi dan pembicara terbaik dengan menngacu pada silabus yang dibuat PB PRSI.

 

“Kita hadirkan pakar-pakarnya langsung, ada Prof. James Tangkudung, Dr. Hario Tilarso dan Master Eko Juli Fitrianto. Juga pelatih dari mantan atlet seperti Wisnu Wardhana, Lukman Niode, Albert dan Felix Sutanto sebagai narasumber,” ujar Hadi seraya menjelaskan penataran Pelatih Kategori “C” adalah pelatihan tingkat dasar atau Basic yang diikuti peserta sebelum menempuh pelatihan Kategori “B” (level intermediate) dan Kategori “A” (level advanced).

 

Ketua Panitia Pelaksana, Ronny Kusuma mengatakan penataran diikuti 91 peserta terdiri dari 50 orang berasal dari DKI Jakarta dan sisanya dari daerah mulai dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Selatan, Riau, Kaltim, Sulsel hingga Papua.

 

Ronny mengaku terkejut dengan jumlah peserta yang over quota. Karenanya dari ratusan pendaftar akhirnya ia memutuskan hanya menampung 91 orang setelah melalui verifikasi yang ketat. Ditambahkannya, panitia sebelumnya menargetkan 70 orang peserta dalam kegiatan ini namun kenyataan yang mendaftar di luar estimasi. “Luar biasa antusiasme peserta. Kami berpikir mungkin akan diadakan gelombang kedua,” cetus Ronny. [bg]