Jepang Berencana Naikkan Pajak Konsumsi

Jepang Berencana Naikkan Pajak Konsumsi

Jepang - setelah perekonomian-nya sempat goyah akibat kenaikan pajak penjualan, pemerintah jepang kembali berencana menaikkan pajak negara lainnya. Kali ini pajak konsumsi lah yang akan di naikkan. Kenaikan pajak konsumsi ini akan di realisasi kan jika kondisi ekonomi japang membaik pasca kenaikan pajak penjualan.

Menteri Revitalisasi Ekonomi Jepang Akira Amari mengatakan, pemerintah jepang dipastikan akan memerlukan rencana baru untuk membangun kembali keuangan negaranya, jika tidak menaikkan pajak konsumsi seperti yang direncanakan.

Ungkap Akira Amari pada program Newsline NHK, sebuah program berita bagi pemirsa di luar Jepang.

Dalam acara tersebut Amari mengatakan, pemerintah berencana untuk kembali menaikkan pajak, dari yang saat ini 8 persen menjadi 10 persen pada bulan Oktober tahun depan, tergantung dari keadaan perekonomian, ungkapnya. Kenaikan ini di lakukan untuk mempertahankan keyakinan para penanam modal terhadap saham-saham Jepang apabila pajak konsumsi tidak dinaikkan.

Namun Amari mengkhawatirkan kenaikan pajak sesuai jadwal ini akan sia-sia jika perekonomian melesu setelah pengumuman kenaikan pajak. Ia juga mengatakan Perdana Menteri Shinzo Abe akan membuat penilaian hati-hati sebelum akhir tahun mengenai apakah harus menaikkan pajak atau tidak.

Perlu sedikit di ketahui pada awal bulan agustus ini, perekonomian jepang telah mengalami penurunan 1,7 persen Produk Domestik Bruto (PDB) untuk kuartal kedua, atau kontraksi 6,8 persen pada tingkat tahunan sebagi akibat dari kenaikan pajak penjualan. *** kinaya. (sumber: NHK.or.jp)