Jelang Hari Kemerdekaan, Penunggak Pajak Disandera, 10 Perusahaan Dapat Tax Holiday

Jelang Hari Kemerdekaan, Penunggak Pajak Disandera, 10 Perusahaan Dapat Tax Holiday

Sebagaimana dikabarkan dari ANTARA (14/08), Menteri Perindustrian Saleh Husin memberikan OK pada permohonan insentif pajak "tax holiday" kepada tiga perusahaan besar di bidang Petrokimia Indonesia.

Ketiga perusahaan tersebut yakni Petrokimia Butadiene Indonesia, PT Unilever Oleochemical Indonesia, serta Energi Sejahtera Mas dengan nilai total insentif Rp5,5 triliun. Bukan hanya tiga perusahaan itu saja.  Pihak Memperin juga mengusulkan Kemenkeu untuk memberikan fasilitas yang sama kepada tujuh perusahaan dengan nilai sebesar Rp67,5 triliun.

Tujuh perusahaan tersebut di antaranya, Ogan Komering Ilir Pulp & Paper Mills, PT Indorama Polychem Indonesia, Feni Haltim, Caterpillar Indonesia Batam, Synthetic Rubber Indonesia, Well Harvest Winning Alumina Refinery, dan Sulawesi Mining Investment.

Dengan adanya insentif tersebut, Menperin berharap akan ada efek ganda pada penciptaan lapangan kerja, pertumbuhan investasi, juga pemerataan industri ke luar.

Di sisi lain, ada yang diberikan kemudahan dan ada yang kena hukuman. Sebagaimana dilansir Republika, Kanwil Ditjen Pajak Jawa Barat II melaksanakan gizjeling (tindakan penyanderaan terhadap penunggak pajak).

Gijeling dilakukan pada tiga perusahaan yaitu PT DBL (2 orang penanggung pajak), CV IM (1 orang penanggung pajak), dan PT PSDT (1 orang penanggung pajak), dengan total tunggakan sebesar Rp 32,65 miliar.

Angin Prayitno Aji Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pajak Jawa Barat II, menjelaskan tindak gizjeling itu sudah memenuhi prosedur ketat.

Dalam ancaman lanjutan apabila pajak pajak tetap tidak dilunasi, maka Ditjen Pajak akan melakukan tindakan penyitaan harta kekayaan penunggak pajak, pemblokiran rekening sampai pada pencekalan ke luar negeri. Sebagaimana yang dilanjutkan oleh Angin, penunggak pajak terkesan tidak ingin berkerjasama.

"Disisi lain penunggak pajak tersebut memiliki kemampuan untuk melunasinya," geram Angin, Jumat (14/8).***Red