Investasi? Pemerintah Pembual, Banyak Proyek Kakap Ditolak Pemda dan Gagal

Investasi? Pemerintah Pembual, Banyak Proyek Kakap Ditolak Pemda dan Gagal

Pemerintah Indonesia tulis Channel News Asia dikatakan senang membual bahwa investasi asing langsung telah mencapai rekor tertinggi dalam beberapa tahun terakhir, tapi bagi mereka justru kenyataannya rekor itu masih terbilang kecil karena Indonesia sebenarnya mampu membuat lebih banyak rekor demi rekor investasi jika pemerintah punya kemauan memudahkan para investor melakukan bisnis.

Sebelumya, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyatakan pada hari Kamis (19/03) bahwa mereka telah membatalkan 6.541 izin yang dikeluarkan untuk investor asing antara tahun 2007 dan 2012 karena kesulitan dalam proses pembukaan lahan usaha, dan kesulitan mendapatkan izin dari pemerintah daerah untuk membangun atau mendapatkan sertifikasi AMDAL yang mencegah proyek berlangsung.

Di antara proyek-proyek yang lisensinya dicabut adalah proyek kakap bukan ecek ecek, semisal proyek kilang sebesar US $ 5 miliar yang didanai oleh investor Timur Tengah, dan proyek US $ 800 juta smelter bauksit dari investor China. Ungkap Franky Sibarani, Ketua BKPM.

Secara total, investasi yang direncanakan untuk proyek-proyek yang dicabut akumulasinya sebesar US $ 23 milyar, jelas BKPM. dan hanya tersisa US $ 28,62 miliar investasi asing Indonesia yang diterima hingga 2014. Betapa banyak jumlah aliran dana investasi digabung jadi satu jika pemerintah pusat mampu bersinergi dengan pemda dalam hal investasi.

Pembatalan ini pada akhirnya menggarisbawahi kenyataan bahwa para investor asing kesulitan saat menghadapi pembukaan lahan usaha di Indonesia. Meskipun riak investasi telah meningkat di beberapa daerah, bahkan dalam proses perizinan, Indonesia masih berada di peringkat yang relatif rendah 114 dari 189 negara pada tahun 2014 sebagaimana survei Bank Dunia.

Akan halnya demi mencegah kejadian tidak terulang kembali,
Sibarani mengatakan bahwa one stop shop yang didirikan oleh pemerintah untuk membantu investor mendapatkan izin lebih cepat akan diluncurkan hingga ke tingkat provinsi-provinsi. Dia juga mengatakan investor yang lisensinya dicabut akan diajukan kembali di masa mendatang. "Kami tidak masukan mereka dalam daftar hitam," jelasnya.***Red (WSJ via CNA)