Hasil Survei Minta Jokowi Rombak Kabinet

Hasil Survei Minta Jokowi Rombak Kabinet

Presiden Jokowi diminta untuk merombak atau me- reshuffle Kabinet Kerja. Dorongan itu menyusul adanya hasil survei yang dilakukan oleh Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia atau KedaiKOPI yang mengklaim bahwa sebanyak 96,5% rakyat Indonesia ingin Jokowi merombak kabinetnya. Sedangkan sisanya yang sebesar 3,5% atau 13 dari sebanyak 368 peserta mengungkapkan hal yang berbeda, yakni tidak menginginkan Jokowi melakukan reshuffle.

Pengamat Komunikasi dan Politik Universitas Paramadina yang juga Juru Bicara KedaiKOPI Hendri Satrio mengatakan, survei yang dilakukan selama tanggal 1-6 April 2015 ditampilkan dalam situs www.uneg2politik.com, dengan menanyakan kapan waktu yang tepat bagi Jokowi untuk merombak kabinetnya.


“Kapan waktu yang paling tepat bagi Presiden Jokowi melakukan reshuffle kabinet?" Hasilnya mayoritas memilih Presiden perlu merombak kabinet. Sebesar 58,97% (217 pengunjung) menginginkan Presiden merombak kabinetnya sebelum pertengahan 2015. Sebanyak 61 pengunjung tersebut menekankan harus ada reshufle kabinet kendati waktunya mengikuti kebijakan Jokowi,” ujar Hendri dalam keterangan resminya yang diterima, Selasa (7/4).

Menurutnya, dorongan untuk Presiden Jokowi agar merombak kabinetnya adalah karena pengunjung situs melihat menteri-menteri Kabinet Kerja tidak bekerja secara maksimal. Setidaknya hanya dua menteri yang dinilai memiliki kinerja baik, yakni Susi Pudjiastuti dan Bambang Brodjonegoro.

“Reshuffle bukanlah hal tabu dalam pemerintahan. Perombakan kabinet lazim dilakukan. Hanya saja perombakan harus dilakukan karena memang kebutuhan untuk perbaikan pembangunan,” kata Hendri.***San (Sumber: Bisnis.com & Republika.co.id)