Hari Ini Pemerintah Jual Obligasi Syariah 1,5 Triliun untuk Biayai APBN

Hari Ini Pemerintah Jual Obligasi Syariah 1,5 Triliun untuk Biayai APBN

Pemerintah Indonesia berencana menaikkan jumlah penjualan obligasi syariah sebesar Rp 1,5 triliun ($125 juta), di mana ini menjadi gelombang yang pertama penjualan tahun ini sebagaimana yang dijelaskan dari laman the Jakarta Globe. Pemerintah juga berencana menjual obligasi berciri khas agama Islam ini pada hari Selasa (28/01), sebagaimana dalam rilis Kementerian Keuangan yang diposting di situsnya. Obligasi syariah Islam memiliki tenor yang jatuh tempo dalam waktu kurang dari 12 bulan.

 

Penjualan obligasi syariah dan obligasi rupiah konvensional di Indonesia dibuat untuk menutupi defisit anggaran negara, yang diperkirakan akan mencapai Rp 175 triliun atau 1,7 persen dari produk domestik bruto tahun ini. Obligasi konvensional pun telah dijual dengan jumlah menyamai rekor Asia pada 1998.

 

Penjualan tagihan dan obligasi syariah akan memberikan kontribusi pada target pemerintah dalam memperoleh kas Rp 78 triliun pada kuartal pertama. Pemerintah pekan lalu berhasil menaikkan Rp 15 triliun dari penjualan obligasi, yang merupakan 50 persen lebih besar dari target awal sebesar Rp 10 triliun, menggarisbawahi kepercayaan investor terhadap aset pendapatan tetap negara .

 

Indonesia, yang mulai menjual tenor obligasi pada tahun 2002, bergulat dengan defisit anggaran dan depresiasi rupiah. Rekam perdagangan dan defisit transaksi berjalan tahun lalu telah mendorong Bank Indonesia untuk menaikkan suku bunga utamanya menjadi 7,50 persen dari rekor terendah sebesar 5,75 persen .

 

Hasil panen 10-tahun naik menjadi 9,1222 persen hari ini dari 8,7676 persen pada Jumat (24/01), menurut Indonesia Bond Pricing Agency.***Fey