Ekonomi Melemah, Jokowi Justru Naikkan Gaji PNS, TNI dan Polri

Ekonomi Melemah, Jokowi Justru Naikkan Gaji PNS, TNI dan Polri

Ditengah melemahnya perekonomian dan ancaman inflasi yang semakin meninggi, pemerintah pada bulan Juli mendatang akan kembali menaikkan gaji pegawai pemerintah yang terdiri dari Pegawai Negeri Sipil (PNS), TNI dan Polri.

 

Kebijakan baru ini, diungkapkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Yuddy Chrisnandi. Menteri Yuddy mengatakan, para PNS, TNI dan Polri akan mendapatkan kenaikan gaji 4% dari gaji pokok pegawai. Kenaikan ini disesuaikan dengan laju inflasi yang terjadi saat ini. 

 

"Inflasi kita kan tidak terlalu tinggi sekitar 4% jadi kenaikan berkala juga 4%," kata Yuddy belum lama ini. 

 

Yuddy juga menjelaskan bahwa, kebijakan untuk menaikkan gaji pegawai pemerintah ini atas instruksi langsung dari Presiden Joko Widodo. Dan pihaknya hanya menindaklanjuti saja perintah tersebut. Selain itu, menurut Yuddy tidak ada yang salah dengan kenaikan gaji para PNS karena semua dilakukan berdasarkan Undang-Undang (UU). Dalam UU, pemerintah memang dimungkinkan untuk menyesuaian gaji para PNS.

 

Sampai saat ini, kebijakan kenaikan gaji ini masih dalam proses Koordinasi dengan Kementerian Keuangan. " Kenaikan gaji secara administrasi sudah kami selesaikan dan sedang dikoordinasikan dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu)," jelas Yuddy. 

 

Untuk masalah besaran anggaran yang digunakan untuk kenaikan gaji para PNS, Yuddy mengatakan hal tersebut juga masih dalam proses penghitungan. Namun yang pasti akan mencapai triliunan dalam satu tahun. *** kinaya (kontan)