Dirjen Pajak Ulur Tenggat Penyampaian SPT PPh Tahunan

Dirjen Pajak Ulur Tenggat Penyampaian SPT PPh Tahunan

Fiskal.co.id, Jakarta – Direktorat Jendral (Dirjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengeluarkan keputusan untuk memperpanjang waktu tenggat penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) Pajak Penghasilan Tahunan (PPh). Perpanjangan tersebut berlaku baik untuk wajib pajak pribadi maupun koporasi.


Keputusan tersebut terkait dengan adanya perubahan pada Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan, yang kemudian direvisi dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2009.


Didalamnya menyatakan tiap wajib pajak harus menyelesaikan tanggungan pajaknya paling lambat 3 bulan pasca tutup tahun Pajak. 


Dengan ketentuan tersebut, berarti batas waktu penyampaian SPT untuk tahun pajak 2013 adalah akhir bulan Maret 2014.


Sebagai bentuk pemaksimalan pelayanan bagi wajib pajak yang hendak menyerahkan SPT PPh tahunannya, Dirjen pajak membuka jam kerja kantor pajak lebih lama.


Seluruh Kantor Pelayanan Pajak (KPP) dan Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) di Indonesia akan melaksanakan tambahan jam kerja secara serentak.


Rincian penambahan waktu yaitu pada hari Sabtu 22 Maret 2014, kantor pajak bukan mulai kul 10.00 sampai dengan 15.00. Demikian juga dengan hari Sabtu tanggal 29 Maret 2014.


Dihari terakhir, Senin 31 Maret 2014, kantor buka pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Namun nantinya penambahan jam kerja tersebut tidak akan berlaku di wilayah pajak Bali.


Alternatif lain penyampaian SPT PPh tahunan bisa dilakukan wajib pajak melalui jasa pengiriman pos atau pun melalui sistem online e-Filing via website Dirjen Pajak www.pajak.go.id.***Mjd