Brazil Butuh Kebijakan Fiskal Bagus, Demi Lancarnya Piala Dunia

Brazil Butuh Kebijakan Fiskal Bagus, Demi Lancarnya Piala Dunia

Adegan menakutkan sekaligus memalukan berhasil ditangkap kamera saat satu keluarga yang terdiri seorang pria, dan tiga anak perempuannya di mana salah seorang di antara mereka masih balita, lolos dari maut saat mobil mereka kena amukan masa di Sao Paulo, di tengah demontrasi maassa yang beringas yang menolak Piala Dunia.

 

Mobil dari keluarga tanpa dosa itu tiba tiba di hentikan para demonstran di jalan, dan mereka melempar molotov, sontak mobil terbakar, dan orang orang di dalamnya berupaya keras menyelamatkan diri, namun upaya mereka malah jadi tontonan para demonstran.  

 

Hari itu Selasa (28/01), lebih dari 100 demonstran ditangkap setelah melakukan aksi anarkis menentang Piala Dunia di jalan-jalan Sao Paulo, Sabtu .

 

Mereka menjadi bagian dari 1.000 orang yang total turun ke jalan. Mereka melambaikan bendera, membawa spanduk, dan meneriakkan, "Tidak akan ada  Piala Dunia."

 

Kelompok yang disebut Anonymous Rio mengaku bertanggung jawab atas aksi yang terjadi, dan menyebut demontrasi kemarin adalah tindakan pertama dari "Operasi Menghentikan Piala Dunia".

 

Acara ini umumnya berlangsung damai sampai ada demonstran anarkis berusaha untuk menghancurkan mobil polisi yang kosong. Para anarkis lain menghentikan mobil membakarnya, dan menghancurkan kaca kaca jendela gedung disekitar area demo.

 

Kelompok yang mengobarkan protes ini beralasan penggagalan turnamen internasional yang dimulai pada bulan Juni itu perlu, karena boros dan menghabiskan dana miliaran dolar untuk pembangunan stadion sepak bola, melupakan dana untuk pelayanan publik dasar seperti pendidikan, transportasi, dan perawatan kesehatan .

 

"Mereka ambil hak kami, hak rakyat terhadap pelayanan publik yang layak," kata mahasiswa Leonardo Pelegrini dos Santos. "Kami menentang jutaan dan jutaan dolar yang dihabiskan untuk Piala  dunia" Tambahnya.

 

Memang, Dana Moneter Internasional (IMF) dan bank sentral Brasil belum lama ini membeberkan data bahwa jumlah orang miskin di Brazil bertambah. Keduanya berharap kepada pemerintah akan adanya kebijakan fiskal yang kredibel, untuk mengatasi masalah dan krisis dari luar, jika tidak dibuat kebijakan yang bagus, tidak heran permasalah ekonomi ini ditumpangi pihak pemrotes Piala Dunia Brazil.***Fey