Bos Mabua Harley Davidson Indonesia : Erianto Orang LSM Cari Sensasi

Bos Mabua Harley Davidson Indonesia : Erianto Orang LSM Cari Sensasi

Lini masa digegerkan oleh tindakan heroik Elanto Wijoyono, seorang penggiat film dokumenter yang juga seorang budayawan menghalangi konvoi Motor Gede di salah satu ruas jalan Jogjakarta.

Tindakan Elanto tersebut memecah es situasi yang selalu melibatkan motor gede dengan aparat pengawalnya melawan pandangan umum masyarakat. Aksi Elanto meminta motor tidak melewati Zebra Cross dengan melintangkan sepeda gunungnya, dipinjam oleh masyarakat utamanya para netizen untuk berbagi kekhawatiran tentang tindak tanduk para "raja jalanan"

Akan halnya, Djonnie Rahmat Direktur Utama PT Mabua Motor Indonesia, menganggap aksi Elanto hanyalah kejar sensasi belaka. Sok heroik hanya ingin mengejar citra baik dari pekerjaannya sebagai  aktivis. Djonnie pun menyayangkan dengan kejadian ini kegiatan mereka terhambat dan berkesan jelek di masyarakat.

"Acara ini dirancang untuk maksud-maksud positif, untuk memperingati HUT Ke-70 RI dan Indonesia Bike Week. Sebelum berangkat, kami itu sudah ditekankan agar mematuhi aturan-aturan lalu lintas," ujarnya sebagaimana dikutip Kompas, Minggu (16/08)
.

Tindakan penghadangan ini sendiri telah mengundang debat panjang di lini masa, dimulai dari debat untuk melindungi Elanto dari tindakan "main hukum" pihak yang berseberangan dengannya, sampai lontaran kesal agar masyarakat "main hakim" pada pengguna motor gede. Keriuhan ini kembali disesalkan Djonnie yang mengeluarkan kekesalannya pada tindakan tiga aktivis tersebut yang tidak mengerti bahwa pawai tersebut bagian dari pariwisata.

"Saya sangat menyayangkan saja, kok ada orang seperti itu. Padahal jika dilihat, (ada) sisi positif lain, seperti berapa pendapatan daerah yang didapat karena adanya acara ini." pungkasnya.***Red