Beli Apartement Diatas 5 miliar, Pajak Wajib Dibayar Dimuka

Beli Apartement Diatas 5 miliar,  Pajak Wajib Dibayar Dimuka

Pemerintah kini mewajibkan bagi masyarakat dan konsumen properti untuk membayar pajak di awal pembelian bagi pembelian rumah maupun apartement dengan harga diatas Rp. 5 miliar. Peraturan ini, diteken Kementerian Keuangan dalam revisi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) tentang daftar barang mewah yang dikenai Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 5 persen.

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menegaskan, pph pasal 22 nantinya akan disempurnakan lagi dengan terbitnya peraturan Dirjen Pajak terkait pajak bagi apartement mewah diatas 5 miliar ini.

"Nanti akan ada Peraturan Direktur Jenderal, ini pajak dibayar di muka dan bisa diperhitungkan," kata Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro di kantornya, Rabu (13/5/2015).

Bambang menambahkan, jika semua peraturan telah final maka tinggal melakukan sosialiasi agar masyarakat awam tidak kaget."PPh Pasal 22 sudah jalan. Tinggal bagaimana sosialisikan agar costumer tidak khawatir kalau ini pembayaran dimuka. Ini butuh penjelasan, bukan pembayaran ekstra, tapi dibayar di muka. Di mana ini jadi bagian bayar tahunannya ketika lapor SPT," papar Bambang.

Ia mengungkapkan bahwasanya, penerapan PPh Pasal 22 tersebut direvisi agar tidak memberatkan dunia usaha dan konsumen di sektor properti. Hal ini juga disebut agar pemerintah lebih mudah dalam melacak pembayaran pajak.

"Misal Anda beli apartemen di atas Rp5 miliar maka bayar PPh dulu ketika membeli. Nanti yang sudah dibayar itu dimasukkan komponen bahwa kita sudah bayar pajak,"imbuhnya.

Menkeu menilai, pemungutan PPh ini tidaK akan memberatkan konsumen properti, Pasalnya, pemungutan yang ada akan disebut kurang bayar pada saat pelaporan SPT tahunan dan justru sistem ini akan meringankan beban wajib pajak. *** kinaya (okezone, berita satu)