Bank Indonesia Prediksi Kredit Macet pada 2015 Menurun

Bank Indonesia Prediksi Kredit Macet pada 2015 Menurun

Bank Indonesia, memperkirakan bahwa kredit macet akan menurun menjadi kurang dari 2 persen dari pinjaman tahun ini karena peningkatan perekonomian Indonesia dan ekspansi kredit yang lebih besar.

"Proyeksi untuk tahun ini [pinjaman non-performing] akan menurun. Rasio pada akhir tahun ini akan jauh lebih baik daripada rasio tahun lalu. Mungkin kembali ke bawah 2 persen," jelas Deputi Gubernur Bank Indonesia Halim Alamsyah, Senin (19/01/2015).

NPL bank umum mencapai 2,36 persen dari total kredit pada akhir November, naik dari rasio 1,88 persen pada akhir bulan yang sama tahun 2013, menurut data terbaru yang tersedia dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Halim menengarai kenaikan kredit macet karena perekonomian melambat, dan tingkat inflasi yang tinggi serta melemahnya mata uang.

Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan kredit sebesar 16,5 persen, sesuai dengan rencana bisnis yang diajukan ke bank sentral. Bank Indonesia memperkirakan pula pertumbuhan kredit mencapai 15 persen menjadi 17 persen tahun ini, naik dari perkiraan pertumbuhan kredit pada tahun 2014 dari sekitar 13 persen menjadi 14 persen.***Red (sumber Jakarta Globe)