Anggaran Fiskal 3,9 Triliun USD, Obama Tak Mau Wariskan Hutang

Anggaran Fiskal 3,9 Triliun USD, Obama Tak Mau Wariskan Hutang

Berdasarkan draft rancangan pemerintah AS, Presiden Barack Obama menganggarkan dana 3,9 triliun dolar pada tahun fiskal 2015. Beberapa target yang dipasang antara lain peningkatan sektor infrastruktur, pendidikan dan beberapa program sosial.


Rencananya rincian anggaran tersebut akan dikeluarkan pada Selasa (11/3/2014) pekan depan.


Presiden Obama sendiri telah mencatat defisit USD 564 miliar di tahun depan. Angka defisit tersebut nantinya ditargetkan akan turun pada kisaran USD 400 miliar hingga USD 500 miliar pada dekade selanjutnya.


Selain itu pihak Gedung Putih juga akan mengejar target defisit terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 1,6 % pada tahun 2024 nanti.


Target penggunaan anggaran memang sudah mulai disusun oleh pemerintah AS. Dan nantinya diperkiraan sektor sosial masih menjadi perhatian utama Negeri Paman Sam tersebut.


Selain infrastruktur, pemerintah AS juga akan memaksimalkan adanya pusat pelatihan kerja dan pendidikan pra- sekolah sembari menggenjot pendapatan pajak dari para hartawan disana.


"Anggaran saya kirim ke Kongres pagi ini menjabarkan bagaimana kita akan melaksanakan agenda ini secara seimbang dan bertanggung jawab. Ini adalah sebuah peta jalan untuk menciptakan lapangan kerja dengan upah yang baik dan memperluas kesempatan bagi semua orang Amerika," ujar Obama dalam sebuah acara di Washington DC.


Obama juga mengungkapkan semua upaya pengelolaan anggaran tersebut dilakukan demi memenuhi cita-citanya untuk tidak meninggalkan warisan hutang pada pemerintahan AS ke depan. [mjd]