Amien Rais Turun Gunung Sebut Pajak Freeport Lebih Kecil Dibanding Rokok

Amien Rais Turun Gunung Sebut Pajak Freeport Lebih Kecil Dibanding Rokok

Politikus era reformasi sekaligus Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais ikut berkomentar terkait gonjang-ganjing kasus Freeport yang menggegerkan senayan. Kepada pemerintah Amien meminta agar kontrak PT Freeport Indonesia segera di akhiri. Pasalnya, perpanjangan kontrak tambang emas terbesar itu sudah banyak merugikan Indonesia.

 

Menurutnya, praktik pertambangan emas PT Freeport Indonesia secara jelas telah melakukan kejahatan terhadap Indonesia.

 

"Saya berharap tidak ada lagi perpanjangan kontrak sama sekali, sudah selesai. Terdapat beberapa hal negatif yang telah dilakukan Freeport. Salah satunya adalah dari aspek pajak," tegasnya kepada awak media, usai menghadiri agenda Fraksi PAN, di gedung DPR, Senin (14/12).

 

Amien bercerita pada sekitar tahun 1980, ia pernah mengkaji mengenai pajak yang dibayar Freeport kepada pemerintah Indonesia. Uniknya, dari hasil pengkajian itu, terlihat bahwa pajak Freeport tidak lebih besar dari perusahaan rokok seperti Djarum dan Gudang Garam.

 

"Saya yakin Freeport menunggak pajak triliunan rupiah. Saya yakin sekali, karena dulu saya pernah menghitung pada tahun 80-an itu, Freeport itu pajaknya lebih kecil dari rokok Djarum atau Gudang Garam. Ini enggak masuk akal," kata Amien Rais.

 

Selain masalah pajak, Freeport juga melakukan beberapa dosa besar kepada rakyat indonesia, kepada rakyat papua khususnya. Freeport telah melakukan perusakan terhadap tatanan ekologi Papua. Gunung Jaya wijaya hilang diambil pasirnya, batunya, dan kandungan lainnya, seperti perak, tembaga dan bahkan uranium.

 

"PT Freeport telah melakukan pengrusakan terhadap keseimbangan laut Arafura, dengan membuang miliaran ton limbah ke laut," ungkapnya.

 

Selain itu,“ Yang lebih menyakitkan, banyak rakyat Papua yang ditembak mati oleh keamanan Freeport, hanya karena mengais sampah tambang Freeport," tegasnya. *** kny (merah putih, republika)