Penelitian Terbaru: Bayi Lahir Lebih Chubby Cenderung Lebih Berprestasi

Penelitian Terbaru: Bayi Lahir Lebih Chubby Cenderung Lebih Berprestasi
bayi Tessa, 4bp


Dalam studi pada anak-anak di Florida ditemukan bahwa mereka yang saat lahir lebih berat memiliki skor lebih tinggi pada tes matematika dan membaca dengan rata rata nilai delapan.

Seperti banyak perawatan kesehatan lain, model persalinan telah menjadi bagian kajian yang lebih intens dari peneliti medis selama dua dekade terakhir.

Penggunaan obat untuk menginduksi persalinan telah menjadi jauh lebih umum. Hari ini, sekitar setengah dari semua kelahiran bisa dipercepat atau sebaliknya melalui induksi obat-obatan atau operasi, yang keduanya dimulai sejak tahun 1990.

Data
terbaru menunjukkan bahwa ambang batas untuk memaksimalkan kesehatan anak tampaknya lebih tinggi, yang berarti bahwa banyak janin mungkin mendapatkan keuntungan dengan tinggal lebih lama di dalam rahim, di mana mereka biasanya bertambah berat seperempat pon per minggu. Bayi tujuh pon tampak lebih sehat dari bayi enam pon.

Dan ini pada akhirnya
bisa berefek lebih baik di sekolah dengan bertambahnya usia mereka. Hal yang sama berlaku untuk bayi delapan pon dibandingkan dengan bayi tujuh pon, dan bayi sembilan pon dibandingkan dengan bayi delapan pon.

"
Berat badan lahir itu penting, dan itu penting untuk semua orang," jelas David N. Figlio, profesor Universitas Northwestern dan peneliti dari studi, yang akan segera diterbitkan dalam American Economic Review.

Dalam penelitian
setiap kelompok peneliti mempelajari, berat lahir tampaknya memiliki efek yang nyata, bahkan setelah mengendalikan faktor lain. Figlio memperkirakan bahwa, semua entri lain tetap sama.

Tetapi studi di
Florida ini tidak akan menjadi hasil terakhir pada kaitan berat lahir dan perkembangan anak. Karena para peneliti mengakui, mereka tidak dapat mengesampingkan kemungkinan bahwa berat badan sekedar proxy untuk aspek-aspek lain dari kesehatan janin.***Fey (sumber NYTimes)