Menteri: Anak Pejabat Lain Contohlah Anak Jokowi

Menteri: Anak Pejabat Lain Contohlah Anak Jokowi
Sindonews

Kahiyang Ayu, Putri Presiden Jokowi pada 23 Oktober yang lalu mengikuti tes Calon Pegawai Negeri Sipil. Anak kedua Joko Widodo ini mengikuti tes CPNS yang bersistem Computer Assisted Test (CAT). Tanpa  bantuan khusus sebagaimana khalayak umum meskipun ayahnya adalah seorang presiden.

Mengenai hal ini, Yuddy Chrisnandi, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, berharap bahwa jejak Kahiyang hendaknya bisa jadi contoh bagi anak pejabat lain. Ia memuji fakta bahwa anak pejabat ini tetap berjuang untuk mewujudkan impian tanpa bantuan orangtua yang berkuasa untuk mempermudah langkahnya.

"Dengan putri Pak Jokowi ikut tes CPNS, lalu dibuka ke publik nilai nggak mencukupi, itu sebuah iklim baru. Kalau anak presiden saja nggak dapatkan fasilitas dari jabatan ayahnya, tidak juga prioritas dan KKN, masa anak kita mau gitu? Malu sama presiden. Ikuti aja prosedurnya," ujar Yuddy di Balaikota Jakarta, Senin (3/11).

Ia pun menegaskan bahwa kebijakan moratorium pegawai negeri sipil (PNS) 5 tahun dan hasil tes putri Jokowi yang akrab dipanggil Ayang yang diprediksi gagal ini sama sekali tak berhubungan. Ia berkata bahwa kebijakan moratorium tersebut ini adalah untuk meningkatkan efisiensi, efektifitas, dan produktivitas aparatur negara.

"Nggak ada hubungannya. Nggak ada. Saya nggak tahu anak Pak Jokowi lulus apa nggak," tandas Yuddy. Menciptakan birokrasi ramping berdaya guna dan cepat merespon masalah publik, menurut Yuddy itulah cara kami membantu negara melakukan efisiensi biaya.

Dari tesnya, Kahiyang mendapat skor 300, dengan rincian 50 poin untuk Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), 95 poin untuk Tes Intelegensi Umum (TIU), dan 155 poin untuk Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Dari pelamar CPNS di Solo, ia ada di urutan 105 dari 196 pelamar.

Berdasarkan aturan CPNS, peserta bisa lolos bila nilainya lewat dari passing grade. Nilai passing grade adalah 70 poin untuk tes wawasan kebangsaan (TWK), 75 poin untuk tes intelegensi umum (TIU), dan 126 poin untuk tes karakteristik pribadi (TKP).

Saat ini belum diketahui apakah Kahiyang Ayu lulus. Lancer Naibaho, Sekretaris Pelaksana Tes CPNS Pemkot Solo, menyatakan bahwa hasilnya tergantung nilai peserta yang lain. "Tergantung nilai peserta lain. Tetapi yang penting nanti Panselnas yang menentukan. Kita hanya sebagai pelaksana," ungkapnya. ***intan (Sumber: Kompas & Liputan6)