Insentif Fiskal untuk Industri Hulu Menunggu Kepastian Menkeu

Insentif Fiskal untuk Industri Hulu Menunggu Kepastian Menkeu

Demi mengantisipasi semakin berkembangnya industri hulu, pemerintah diharapkan segara memberikan insentif fiskal kepada industri yang membuat barang modal serta bahan baku yang dibutuhkan oleh industri hulu.

 

Pada tahun 2012 lalu, impor yang berkaitan bahan baku yang dibutuhkan oleh Industri hulu mencapai nilai USD 142 miliar.

 

Arryanto Sagala, Kepala Badan Pengkajian Kebijakan Iklim dan Mutu Industri (BPKMI) dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin), mengungkapkan bahwa pihaknya kini sedang melakukan kajian untuk mendapatkan kebijakan tepat dan dibutuhkan dalam membangun industri bahan baku untuk industri hulu.

 

Mereka pun juga mencermati keinginan para pebisnis industri barang modal dan bahan baku, tentang apa saja yang dibutuhkan. Dan selanjutnya, hasil dari pengkajian itu akan diserahkan kepada Kementerian Keuangan.

 

 “Kalau Kemenkeu menerima usulan kami, insentif fiskal atau kebijakan baru bisa dirilis,” jelas Arryanto sebagaimana dikutip Poskota News, Sabtu (08/03).

 

Dari data kementerian perdagangan, barang modal dan bahan baku untuk pembuatan sembilan produk non migas, masih ditopang oleh hasil impor. Maka dari itu Arryanto berharap Indonesia bisa memiliki industri sejenis di dalam negeri demi menekan defisit transaksi berjalan, sekaligus memperkuat bisnis manufaktur di Indonesia.

 

Diapun menambahkan pelaku bisnis yang tertarik bisa memulai industri komponen, yang akan didukung dengan kebijakan fiskal dan regulasi yang tepat dan memudahkan para pelaku industri.

 

“Kebijakannya bisa berupa insentif fiskal dan regulasi untuk membangun industri barang modal dan bahan baku di sini,” lanjutnya..

 

Sebelumnya, sebagaimana yang dipaparkan oleh kepala Pusdatin Kemenperin,  Made Dharma, dipaparkan pada Januari hingga September 2013, impor untuk sembilan sektor industri sebesar USD 90,97 miliar, sementara ekspornya USD 55,70 miliar, artinya ada defisit sebesar  USD 35,26.***Fey