Episode Infrastruktur : Arun Siap Alihkan LNG Ekspor untuk Pasok Indonesia Timur

Episode Infrastruktur : Arun Siap Alihkan LNG Ekspor untuk Pasok Indonesia Timur
lng worldnews

Proyek Gas alam cair (LNG) Arun di Aceh di Sumatra Utara berhenti memproduksi bahan bakar super dingin dalam peralihan ke menjadi penerima dan regasifikasi terminal.

Indonesia masih merupakan salah satu eksportir LNG terbesar di dunia, tetapi dengan produksi dalam negeri yang semakin menurun Indonesia mengalihkan pasokan asing demi memenuhi permintaan gas alam yang tumbuh di sekitar 10 persen per tahun di dalam negeri.

Pada akhirnya Ekspor LNG jatuh sebesar 40 persen sejak tahun 1999 ketika memberikan pasokan sepertiga dari konsumsi global, Dalam data Administrasi Informasi Energi AS. Pada tahun 2006, Indonesia disusul oleh Qatar menjadi eksportir LNG terbesar di dunia.

Plantasi Aceh ini mayoritas dimiliki oleh Pertamina, ExxonMobil dan Jepang Indonesia LNG Company beroperasi sejak tahun 1977.

Pada output puncak, Arun mengirimkan total enam kereta, namun karena menurunnya pasokan gas, hanya salah satu kereta beroperasi dalam beberapa tahun terakhir, ungkap Teuku Khaidir, Presiden Direktur Perta Gas Arun, anak perusahaan dari perusahaan Pertamina dalam konferensi industri di Jakarta.

"Empat hari yang lalu produksi LNG Arun dimatikan dan besok adalah kargo terakhir untuk (Selatan) Korea," kata Khaidir merujuk empat hari dari hari Selasa (14/07).

Konversi hub gas dari asing ke lokal ini diperkirakan menelan biaya lebih dari $ 80 juta dan termasuk unit regasifikasi 3 juta ton per tahun dan perubahan ke fasilitas penyimpanan LNG 600.000 meter kubik.

Arun akan menjadi yang pertama menerima dan melakukan regasifikasi terminal darat Indonesia dan diperkirakan akan memakan waktu pengiriman LNG pertama dari proyek Tangguh BP di Kawasan Timur Indonesia tahun depan.

Arun juga akan menjadi terminal penerimaan utama untuk impor gas pertama di Indonesia, yang diharapkan akan mulai tiba pada tahun 2018.

"LNG hub akan menjadi fasilitas penyimpanan untuk mendukung ketahanan energi nasional dan juga perdagangan internasional," kata Khaidir.

Hub gas memiliki dua tangki yang didedikasikan untuk digunakan oleh pihak ketiga dalam suatu sistem akses terbuka, katanya.

Pipa sepanjang 340-kilometer Arun-Belawan dikontruksi demi memasok industri dan pembangkit listrik di Sumatera Utara. Dan Arun tidak akan berhenti sampai di Belawan saja.***Fey (sumber Reuter)