BI : CAD 3 Persen? Harus Diterima!

BI : CAD 3 Persen? Harus Diterima!
Bussines Times

Deputi gubernur bank sentral Senior Indonesia Mirza Adityaswara mengatakan pada hari Kamis (04/03) bahwa defisit transaksi berjalan yang senilai 3 persen dari produk domestik bruto tahun ini akan diterima, menambahkan bahwa permintaan dalam negeri untuk dolar telah berkontribusi terhadap kelemahan saat ini dalam rupiah.

Defisit dari 3 persen untuk Indonesia "harus diterima" karena struktur impor negara telah berubah dari sebelumnya.

Mirza juga menambahkan bahwa sebelumnya, impor Indonesia yang didorong oleh permintaan bahan bakar tapi sekarang ada pengiriman yang lebih terfokus pada barang modal untuk pembangunan infrastruktur.

Pada kelemahan dalam rupiah, ia mengatakan, "Kami melihat banyak transaksi di pasar lokal - perusahaan lokal - mereka melakukannya dalam dolar," jelasnya seraya menambahkan bahwa praktek ini telah dilarang sejak 2011.

Pada hari Kamis, rupiah jatuh sebanyak 0,4 persen menjadi 13.025 per dolar, terendah sejak Agustus 1998.***Red (Bussines Times)